Intervensi Partai di Program KDKMP: Kades Pungpungan Bojonegoro Sebut Marwah Jabatan ‘Ex-Officio’ Dilecehkan

- Admin

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Ketegangan menyelimuti pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Kalitidu.

Kepala Desa Pungpungan, Slamet Hari Hadi, yang secara hukum menjabat sebagai ex-officio dalam struktur kewilayahan, menyatakan kekecewaan mendalam atas intervensi liar yang dilakukan oleh oknum Ketua Partai di Bojonegoro.

Slamet menegaskan bahwa sebagai Kepala Desa, ia memiliki tanggung jawab moral dan administratif terhadap setiap program nasional yang masuk ke wilayahnya.

Intervensi partai yang memaksakan enam nama kader untuk mengisi posisi strategis di KDKMP dinilai telah melecehkan fungsi kontrol kepala desa.

Baca Juga:  Dampak PPKM Darurat, Sejumlah PKL di Sampang Mengeluh Kesulitan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari

“Sebagai ex-officio, saya bertanggung jawab menjaga integritas program ini di desa. Namun, apa yang terjadi justru preseden buruk. Pihak partai masuk dan melakukan intervensi rekrutmen tanpa koordinasi. Ini bukan hanya soal tenaga kerja, tapi soal menghargai tatanan pemerintahan desa,” tegas Slamet, Kamis (14/05/26).

Dugaan “titipan” enam orang kader partai yang beberapa di antaranya merupakan lulusan baru untuk mengisi posisi Kepala Toko dan Kasir, dianggap telah mematikan peluang 17 warga lokal yang sebelumnya telah dijaring secara resmi oleh pengurus koperasi.

Slamet menilai, tindakan ketua partai tersebut telah menciptakan situasi “adu domba” antara dirinya dengan para pemuda desa yang mayoritas menyandang gelar Sarjana (S1) dan lulusan SMA berprestasi.

Baca Juga:  BIN Jatim Berikan Vaksinasi Covid-19 Kepada Perempuan Bangsa Pamekasan

“Kami sudah melakukan penjaringan transparan. Warga kami banyak yang mumpuni secara akademis. Jika tiba-tiba diganti oleh orang-orang pesanan partai, bagaimana saya menjelaskan ini kepada rakyat saya? Ini jelas merusak nama baik desa dan mengadu domba kami dengan warga sendiri,” tambahnya.

Ancaman Profesionalisme Program
Polemik ini memicu keraguan publik terkait profesionalisme pengelolaan KDKMP yang rencananya akan ditangani oleh PT Agrinas.

Keterlibatan politik praktis dalam urusan manajerial teknis dikhawatirkan akan membuat program ini gagal di tengah jalan akibat rendahnya kompetensi sumber daya manusia yang dipilih berdasarkan “kedekatan” bukan “kemampuan”.

Baca Juga:  Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

“Jangan sampai program mulia Presiden ini justru dikotori oleh kepentingan oknum di daerah yang merasa bisa mengatur segalanya. Jika kedaulatan desa tidak lagi dihargai, maka profesionalisme program ini hanya tinggal slogan,” tutup Ketua PKDI Kecamatan Kalitidu tersebut.

Hingga saat ini, pihak DPC partai yang bersangkutan belum memberikan pernyataan resmi terkait dasar intervensi yang dikeluhkan oleh sejumlah kepala desa di wilayah Kalitidu ini.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru