Sejumlah Warga Kecopetan, Festival Salak Wedi Bojonegoro Jadi Festival Pemborosan Anggaran?

- Admin

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Gelaran Festival Salak Desa Wedi Berhasil Hadirkan Kemeriahan dan Ekonomi Lokal, dan para copet tersebut jadi rasan-rasan di pagi hari ini Minggu 14/12/2025 di warkop-warkop desa sekitar wedi.

Dalam penelusuran Awak media SUARABANGSA.co.id dalam acara festival Salak Wedi dianggarkan kurang lebih sekitar 90 juta rupiah dari Anggaran pembanggunan belanja Desa (APB-Des) Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang melibatkan Masyarakat Desa Wedi dan para RT tersebut, dengan konsep mengarak Gunungan Salak, diikuti drumband serta beberapa warga masyarakat yang dikoordinir oleh RT berjalan layak nya foto model di sepanjang jalan, dari balai desa menuju ke lapangan Desa Wedi.

Baca Juga:  Puluhan Ribu Masa Ikuti Gema Sholawat Gus Miftah di Lapangan Padang Bendungan Gerak Bojonegoro

Hal ini juga menjadi sorotan beberapa warga desa Wedi yang enggan disebutkan namanya, kegiatan ini sebenarnya kegiatan yang sudah dilakukan dari tahun ke tahun, tapi nyatanya perkembangan UMKM di desa Wedi stagnan, salak tiap bulan juga kurang produksinya, pohonnya juga mulai habis.

Jadi kegiatan ini hanya menjadi kegiatan pemborosan APB-Des Wedi, dan lagi-lagi rakyat yang dirugikan.

“Warga desa dengan kejadian kehilangan HP di perayaan tersebut, bagian dari Isyarah atau peringatan dari Allah, mestinya masyarakat sadar dengan pejabatnya,” terangnya.

“Halah mas, proyek menghabiskan anggaran saja, buktinya tidak ada kemajuan sama sekali untuk UMKM di desa Wedi, kok,” ungkapnya sambil berlalu meninggalkan awak media.

Baca Juga:  Komisi B DPRD Bojonegoro Harapkan yang Bikin Langka LPG Diberi Sanksi

Dalam Pantauan Awak media SUARABANGSA gelaran Festival ini meliputi penyelenggaraan Karnaval, bazar, dan kirab gunungan salak yang dibuat oleh para RT.

Sampai saat berita ini dibuat oleh awak media SUARABANGSa.co.id belum bisa menemui dan konfirmasi dengan ketua panitia festival salak wedi yang viral Warga desa kecopetan HP.

AKP Sudarsono, S.H., M.M. selaku Kapolsek kapas membenarkan terkait Warga desa Wedi kecopetan HP saat di acara festival salak 2025 ini.

Menurut Kapolsek yang aktif di pertemuan desa tersebut, hal tersebut sudah dilaporkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek kapas, sekitar 9 warga desa telah melaporkan.

Baca Juga:  Jelang Akhir Tahun, Ketua DPD Golkar Bojonegoro Imbau Pengoptimalan Realisasi Anggaran

“Berkaitan kegiatan festival salak di desa wedi di SPKT Polsek Kapas sudah menerima pengaduan kehilangan Hp saat kegiatan tersebut sejumlah 9 orang,” terangnya.

Saat disingung oleh awak media terkait jumlah personil dalam kegiatan tersebut, Ada kurang lebih 69 petugas keamanan, dan dalam kegiatan ini akan menjadi evaluasi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam even festival maupun kegiatan lainya, pentingnya peran lingkungan dan masyarakat menjaga dan terlibat.

“Personil yang dilibatkan 7 polri, 2 TNI, 30 linmas dan 30 banser. Berkaitan kejadian itu kedepan akan lebih banyak melibatkan masyarakat,dalam hal pengamanan giat tersebut,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Sabtu, 31 Mei 2025 - 12:07 WIB

Nelayan Sumenep Temukan 35 Kg Narkoba Mengambang di Lautan

Berita Terbaru