Kepala Sekolah di Sumenep Didiga Selingkug Dengan Guru Honorer

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kepala Sekolah di Desa Sakala, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, EK diduga ketahuan selingkuh dengan seorang wanita berinisial RR, Senin (28/7/2025).

Diketahui, EK, Kepala Sekolah tersebut meerupakan kakak ipar dari Kepala Desa setempat, sedang perempuannya merupakan istri dari bendahara Desa setempat, sekaligus guru honorer di SDN di sekolah tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Sakala MW, menyebutkan isu perselingkuhan oknum Kepala sekolah dan guru honore itu telah lama terendus, baik oleh masyarakat maupun istri dari sang Kepala Sekolah.

Baca Juga:  Banyak Laporan Masyarakat, Satpol PP Sampang Sebar Intel Bidik Rumah Kos Mesum

“Ini (perselingkuhan, red) sebenarnya sudah lama kabarnya beredar dan lama dicurigai kedua orang ini, tapi kan belum ada bukti. Nah sekarang ini ada bukti yang ditemukan berupa foto keduanya berciuman,” kata sumber MW, kepada media ini.

Selain itu lanjut MW, istri dari Kepala sekolah tersebut sudah lama menaruh curiga adanya hubungan keduanya, namun dia belum mendapatkan bukti nyata, bahkan dia sering menyampaikan dan mengeluhkan perlakukan keduanya kepada adiknya yang tidak lain seorang Kepala Desa setempat.

“Setiap istri Kepala Sekolah ini mengadukan kepada Kepala Desa yang juga adiknya sendiri selalu aja ditepis, mungkin karena masih melihat keutuhan kekuarganya gitu ya,” ungkap sumber.

Baca Juga:  Rumah Kades Paliat Sapeken Sumenep Hangus Terbakar

Namun apesnya lanjut sumber, saat handphone sang Kepala sekolah itu dipinjam anaknya, dan disitulah bukti ditemukan berupa foto keduanya sedang berciuman, sontak saja membuat anaknya terkejut.

“Anaknya buka galeri langsung terjejut melihat foto ayahnya yang sedang berciuman mesra dengan seorang perempuan yang tidak lain anak buah ayahnya di sekolah. Dan langsung dikasi tau isi handphone sang ayah kepada orang tua perempuannya (istri kepala sekolah). Dan lansung saat itu juga heboh,” terang sumber.

Sumberpun mendesak agar kedua pelaku segera diadili berdasarkan hukum adat yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Desa (Perdes), sehingga tidak menimbulkan gejolak warga.

Baca Juga:  KM Obama Dihantam Ombak, Dua Penumpang Hilang Satu Meninggal

“Ya harus dihukum sesuai aturan yang ada (hukum adat) yakni diarak keliling desa. Selain nanti juga ada sanksi dari pemerintah Sumenep, karena kan laki-lakinya seorang PNS,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sakala, ketika dikonfirmasi media melalui chat whtasappnya belum memberi respon, walau terlihat sudah dibaca. Dan saat ditelpon nomor sudah tidak aktif.

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru