Sebanyak 8 Rumah di Pamekasan Porak Poranda Disapu Angin

- Admin

Senin, 29 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Angin kencang memporak-porandakan beberapa rumah warga Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur pada Minggu (28/11/2021) petang.

Musibah tersebut terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Pamekasan, sejak pukul 12:00 WIB.

Sebanyak 8 rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap, mulai dari kerusakan ringan hingga kerusakan berat.

Ra’i warga Dusun Malangan Tengah, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, merupakan salah satu pemilik rumah yang mengalami kerusakan terparah menceritakan, pada saat musibah itu terjadi, dirinya sedang berada didalam rumah.

Baca Juga:  Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Jalan di Sampang Rusak dan Berlubang

“Saya kaget, pas menjelang adzan Maghrib tiba-tiba atap rumah bagian belakang dan teras depan terangkat dan jatuh hingga hancur, langsung saja saya keluar rumah takut tertimpa,” ucap Ra’i.

Ra’i juga mengatakan bahwa buka rumah dia saja yg kena musibah, akan tetapi 3 rumah tetangganya juga mengalami hal yang sama.

“Setelah saya keluar rumah, ternyata tetangga juga sudah berhamburan keluar,” ujarnya.

Sementara itu Ach Farit Camat Pademawu mengatakan pihaknya sudah koordinasi dengan Kepala Desa setempat, untuk segera berkirim surat ke Bupati Pamekasan dengan tembusan ke Dinas terkait, agar nantinya bisa diketahui serta tercover dan segera mendapatkan bantuan untuk perbaikan rumah warga yang rusak.

Baca Juga:  HUT ke-18 Partai Gerindra, Sahudi Tegaskan Kader Gerindra Bojonegoro Harus Jaga Marwah dan Soliditas

“Kami sudah menurunkan Trantib serta sudah datang ke lokasi untuk melihat kondisi warga dan rumahnya, kami sangat prihatin dengan musibah yang telah terjadi ini, untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” tutur Farit.

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB