National Hospital Jalin Kerja Sama Dispenduk Capil Surabaya urus Akte Kelahiran

- Admin

Sabtu, 25 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Rumah Sakit (RS) National Hospital menjalin kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya. Guna mempermudah pasien yang melahirkan dalam pengurusan data akte kelahiran bayi pada pasien yang melahirkan di National Hospital.

Azwan Hakmi Lubis, Sp.A, M,Kes direktur National Hospital (NH) Surabaya mengatakan, Selain memberi layanan medis pihak rumah sakit juga ikut melayani administrasi pada pasien yang baru saja melahirkan di rumah sakit National Hospital.

“Pasien tidak susah saat mengurus akte kelahiran sehingga pasien yang baru saja bersalin di rumah sakit ini langsung mengantongi akte kelahiran bagi si buah hati,” ujarnya, Kamis (23/11/2023).

Baca Juga:  Survei PUSAD UM Surabaya Prabowo-Gibran Lebih Unggul

Pihak Rumah Sakit Nasional juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Surabaya karena telah setuju untuk bekerja sama, sehingga penandatanganan kerja sama Dispendukcapil hari ini dapat membantu masyarakat terutama pada bayi yang baru lahir di rumah sakit ini dapat terlaksana.

Dikesempatan yang sama. Antonius Rachmat Winarto, Ketua Tim Kerja, Kerjasama dan Pelayanan Dispendukcapil Kota Surabaya mengatakan, Program kerja sama dengan rumah sakit ini mempermudah pengurusan akta kelahiran anak sehingga ketika bayi pulang ke rumah sudah dapat membawa akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) baru.

Baca Juga:  Lahir Tanpa Anus, Bayi di Taddan Camplong Sampang ini Butuh Pertolongan

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas
Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro
Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara
Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya
Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?
Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:58 WIB

Meneladani Desa Pungpungan, Saat Kritik Jadi Energi dan Kerendahan Hati Membuahkan Prestasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:36 WIB

Klarifikasi Istilah “Komo-Komo”, Brako Nusantara Datangi Stasiun Bojonegoro

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:33 WIB

Etika Pejabat Publik, Memahami Batas Ucapan dan Konsekuensi Hukum di Ruang Sidang

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:57 WIB

Aspirasi Warga Ngampel ke DPRD, Langkah Mendadak di Tengah Padatnya Agenda Dewan

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIB

Kades Sumberagung Tegaskan Jalan yang Diprotes Warga Bukan Kewenangan Desa: Itu Jalan Hutan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:26 WIB

Menguapnya Dana Desa Talok, Antara Temuan Rp 300 Juta dan Bungkamnya Otoritas

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Polemik Beasiswa di Bojonegoro Tuai Reaksi Keras dari Komisi C DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:51 WIB

Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’

Berita Terbaru