Petani Bojonegoro akan Dapat Gelontoran Dana Hibah Pupuk dari Pemerintah

- Admin

Selasa, 10 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lanjutnya, karena terbentur regulasi pupuk subsidi yang harus lewat Kelompok Petani Mandiri (KPM), maka kelompok petani masyarakat hutan harus kordinasi dengan DKPP dan perhutani, untuk menyingkronkan data lahan garapan petani hutan, dan kelompok tani desa yang mendapat KPM.

“Karena ada regulasinya, maka petani hutan harus kordinasi dengan dinas pertanian dan perhutani, karena regulasinya yang mendapat pupuk subsidi harus lewat KPM, jadi kelompok tani harus menyingkronkan data dengan dinas pertanian, dan LMDH dibawah naungan perhutani, jadi nanti kelompok tani masyarakat hutan menyingkronkan kelompok nya masing masing,” jelasnya.

Baca Juga:  Sembako Bakal Dikenakan Tarif PPN, HPPS Sampang: Hidup saat Corona Sudah Susah!

Imbuhnya, pupuk subsidi untuk petani tersebut akan dibagikan kepada 500 kelompok tani yang dianggarkan di P-APBD 2023 kurang lebih 16 milyard, bila hal tersebut masih kurang akan di tambahi di anggaran induk APBD 2024.

“Pupuk Non subsidi yang lewat kelompok tani, tahun 2023 ini sekitar 500 kelompok tani, yang dianggarkan kurang lebih 16 milyard, nanti kalau kurang di P-APBD 2023, sisanya nanti kita anggarkan di P-APBD 2024,secara teknis nanti tanyakan Bu Helmi selaku eksekutor,” jelas Mitro’atin pada awak media.

Baca Juga:  Pasar Pangan Murah Jatim di Jember, Ada Ikan Tongkol hingga Layang Benggol

Hal yang sama disampaikan oleh, Eka Supriyadi selaku wakil ketua Asosiasi Masyarakat Pemanfaat hutan (Asmaptan) mengatakan sangat puas atas jawaban dari dinas ketahanan pangan dan pertanian, wakil ketua DPRD serta anggota komisi B, yang memfasilitasi hearing terkait hibah pupuk subsidi untuk masyarakat hutan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta
VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB