Harga Gabah Bikin Petani Menjerit, Bupati Bojonegoro Gerak Cepat

- Admin

Kamis, 2 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah sendiri juga sudah membangun BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri. Ke depan, pemerintah harus bisa mengantisipasi saat menjelang musim tanam raya sudah ada penentuan harga.

“Jadi meminta pemerintah untuk membantu petani dalam penyerapan gabah, harus ada perencanaan sebelum panen raya. Kemudian diusahakan memutus mata rantai. Jadi BUMDes maupun Gapoktan langsung pada Bulog. Jika petani ada yang menjual langsung, kita pun senang. Artinya ekosistem perekonomian petani gabah sudah berjalan,” jelas Bupati.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Sub Divre Bojonegoro Sugeng Hardono menjelaskan, saat ini musim panen untuk wilayah Bojonegoro sekitarnya termasuk Tuban dan Lamongan.

Baca Juga:  Menyingkap Tabir Mitos Bojonegoro: Antara Kearifan Lokal atau Tameng Korupsi?

Pihaknya pun saat ini sudah mulai melakukan pembelian baik gabah maupun beras. Untuk gabah sesuai dengan ketetapan Badan Pangan Nasional, harga minimal Rp 4.200 dan harga atas Rp 4.650 di penggilingan.

“Kami mencoba harga Rp 4.650 belum ada yang kirim. Akhirnya kami mencoba membeli harga di atasnya dan mulai ada pengiriman. Saat ini sudah mulai teratur gabah kering petani kami beli harga Rp 4.700 hingga Rp 4.800 bervariasi,” tegasnya.

Pihaknya juga akan bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro melalui gapoktan untuk bisa bersama membeli hasil budidaya gapoktan.

Baca Juga:  Kabinet Indonesia Maju Resmi Diumumkan, Ini Susunannya

Lanjut ke Halaman Berikutnya
Halaman: (1) (2) (3)

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru