BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar acara gathering dan diskusi santai bersama para insan pers yang sehari-hari bertugas di wilayah Bojonegoro.
Agenda yang berlangsung hangat pada malam hari tersebut sekaligus menjadi ajang perkenalan pimpinan baru Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan apresiasinya terhadap peran wartawan yang menjalankan profesinya secara profesional dan berintegritas, baik yang tergabung dalam organisasi kemediaan maupun independen.
Di hadapan para jurnalis, Bupati yang akrab disapa Mas Wahono ini meluruskan persepsi terkait pola komunikasinya selama ini. Ia menjelaskan bahwa dirinya tetap terbuka terhadap konfirmasi dari media.
“Mohon maaf apabila selama ini saya tidak langsung merespons jika hanya dikirimkan tautan (link) berita. Namun, jika ada pesan WhatsApp atau permohonan konfirmasi secara langsung, pasti tetap saya jawab,” ujar Mas Wahono.
Lebih lanjut, Mas Bupati Wahono berharap insan pers di Bojonegoro senantiasa mengedepankan kerja-kerja jurnalistik yang berbasis data dan profesional. Ia juga mengajak media untuk mengambil peran aktif dalam mempromosikan potensi daerah, mulai dari sektor pariwisata hingga layanan publik unggulan.
“Saya ingin Bojonegoro ke depan berbasis data. Sebagai contoh di bidang kesehatan, masyarakat selama ini mengenal pengobatan patah tulang di Solo atau perawatan jantung di Surabaya. Padahal, RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo kita sudah memiliki layanan tersebut. Nah, di sinilah peran teman-teman media untuk membantu mempromosikannya agar masyarakat luas tahu,” tuturnya berseloroh.
Selain sektor kesehatan dan pariwisata, Wahono membeberkan rencana strategis Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Pihaknya saat ini tengah menjalin kerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk membuka kampus cabang di Bojonegoro.
“Lahan dan lokasinya sudah kita tinjau. Kehadiran UB di Bojonegoro tidak akan menggeser kampus-kampus lokal yang sudah ada, karena secara khusus kita minta untuk membuka Fakultas Kedokteran di sini,” pungkasnya.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















