Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

- Admin

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Bupati Bojonegoro menegaskan bahwa integrasi antara ekonomi koperasi yang sehat, ketahanan keluarga yang tangguh, serta pemenuhan hak anak merupakan kunci utama dalam membangun fondasi bangsa yang kuat.

Dalam visi besar menyongsong Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyatakan bahwa kemandirian ekonomi yang ditopang koperasi modern serta kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini adalah modal utama menghadapi tantangan megatren dunia.

Visi strategis tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bojonegoro saat memimpin upacara gabungan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, Hari Keluarga Nasional ke-33, dan Hari Anak Nasional ke-42 di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga:  Antisipasi Bencana Musim Hujan, BPBD Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang di Jalan Raya Torjun

Momentum ini dinilai sangat istimewa karena menyatukan tiga pilar penting pembangunan bangsa: ekonomi rakyat, ketahanan domestik, dan masa depan generasi penerus. Dalam sektor ekonomi, Bupati menekankan pentingnya transformasi koperasi menjadi lembaga modern yang akuntabel dan berbasis digital.

Koperasi di Bojonegoro diharapkan tidak lagi sekadar menjadi wadah simpan pinjam konvensional. Lembaga ini didorong untuk memimpin hilirisasi produk unggulan daerah seperti padi, tembakau, bawang merah, hingga peternakan. Dengan begitu, nilai tambah ekonomi dapat dirasakan langsung oleh petani dan peternak lokal.

“Koperasi tidak boleh lagi dianggap sekadar papan nama atau wadah simpan pinjam skala kecil masa lalu. Kita ingin koperasi hadir sebagai penyerap utama hasil bumi Bojonegoro agar kemandirian ekonomi daerah benar-benar terwujud,” tegas Bupati dalam pidatonya.

Baca Juga:  Wabup Probolinggo Lantik Dua Kepala Dinas

Selain penguatan ekonomi, Bupati memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak demi membangun kualitas SDM.
Beliau mengingatkan bahwa tugas seorang kepala keluarga tidak selesai hanya dengan mengirim uang belanja.

Kehadiran fisik dan kedekatan emosional seorang ayah sangat menentukan kestabilan emosi dan karakter anak-anak sebagai calon pemimpin masa depan. Target besar yang ingin dicapai adalah melahirkan anak hebat yang tangguh secara moral, sehat fisik tanpa bayang-bayang stunting, dan merdeka dalam pemikiran.

“Anak-anak Bojonegoro harus tumbuh dengan hak dasar yang terpenuhi, literat secara digital, kreatif, namun tetap memegang teguh nilai-nilai luhur Pancasila agar mampu bersaing di kancah global,” ungkapnya.

Baca Juga:  DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi

Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk menjadikan rumah sebagai “madrasah pertama” yang ramah anak. Dengan membangun ekonomi melalui koperasi yang sehat serta merawat keluarga dengan kasih sayang, Bojonegoro optimis dapat berkontribusi besar dalam mencetak generasi emas bagi Indonesia di tahun 2045.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan
Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro
Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:58 WIB

Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:17 WIB

Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Resmi Dibuka, Surabaya Printing Expo 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Grafika Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:19 WIB

153 Perusahaan Ramaikan Surabaya Printing Expo 2026, Usung Transformasi Industri Grafika

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:19 WIB

Perlunya Mensterilkan Program Makan Bergizi Gratis dari Inefisiensi dan Politisasi Lokal

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:51 WIB

EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur

Senin, 25 Mei 2026 - 16:39 WIB

Bupati Bojonegoro Sentil Bea Cukai, Terkait Rokok Ilegal

Berita Terbaru