Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

- Admin

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur IX, Wihadi Wiyanto, S.H., M.H., mempertegas komitmennya dalam memberantas kejahatan siber (scamming) yang meresahkan warga di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

Ketua Baleg DPR RI ini mengatakan pada awak media. Ia akan membawa program literasi digital khusus dengan menggandeng pihak kementerian terkait,di dapil nya Bojonegoro-tuban.

Wihadi menyoroti bahwa modus scamming saat ini sudah sangat terencana, mulai dari penipuan asmara (love scam), pencurian data (phishing), hingga investasi bodong yang menjanjikan bunga tinggi.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro mengikuti 'Misi Dagang' Pemprov Jawa Timur di Sumatera Utara

Inovasi Literasi Bersama Komdigi
Untuk menekan angka korban, Wihadi menyatakan akan segera menurunkan program edukasi yang melibatkan teknologi keamanan terkini.
Hal ini dilakukan untuk memastikan identitas masyarakat terlindungi dengan validasi yang kuat.

“Nanti akan saya bawa program literasi terkait hal tersebut, dan nanti pihak Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital) akan mencatat, lewat sidik jari, muka, dan kita akan dorong agar ada literasi terkait hal tersebut,” terang Wihadi Sabtu (14/2).

Langkah penggunaan data biometrik (sidik jari dan wajah) ini diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan digital masyarakat sekaligus mempermudah identifikasi jika terjadi aktivitas mencurigakan.

Baca Juga:  Tolak RKUHP, Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumenep

Wihadi juga menghimbau pada masyarakat Bojonegoro dan Tuban, Imbauan Investasi Aman di Reksadana,
Selain masalah keamanan data, politisi Partai Gerindra ini juga mengingatkan warga agar tidak mudah tergiur oleh janji-janji manis investasi ilegal yang menawarkan keuntungan selangit dalam waktu singkat.

“Kalau investasi ya di reksadana. Masyarakat jangan terpengaruh dengan janji-janji bunga tinggi. Dan ini bukan hanya untuk OJK saja, untuk semuanya,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi XI yang bermitra dengan OJK dan Bank Indonesia, Wihadi menegaskan bahwa perlindungan konsumen di daerah adalah prioritas utama.

Baca Juga:  Hadiri Paripurna Nota Penjelasan Hasil Evaluasi Perda, Ini Harapan Bupati Bojonegoro

Masyarakat diharapkan jangan tergiur dengan rayuan bunga tinggi dan sebagainya.

Ia kedepan akan mendorong kolaborasi antara Komdigi, OJK, dan BUMN yang lainya untuk lakukan literasi digital terkait scaming tersebut.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro
Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK
Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK
Nelayan Sumenep Temukan 35 Kg Narkoba Mengambang di Lautan
DPD RI Lia Istifhama Gelar Reses Bareng SMSI Sumenep
DPD RI Lia Istifhama Terima Penghargaan Tokoh Penggerak di SMSI Award 2025

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 25 April 2026 - 05:30 WIB

Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 19:37 WIB

Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

Berita Terbaru