Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

- Admin

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang rapat utama DPRD setempat, Selasa (7/7/2026).

Meskipun seluruh fraksi menyatakan menerima dan menyepakati laporan pertanggungjawaban tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bojonegoro tetap memberikan 17 catatan strategis dan rekomendasi kritis. Catatan tersebut meliputi optimalisasi anggaran, tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga efektivitas program kesejahteraan masyarakat.

Juru Bicara Banggar sekaligus Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah pada tahun anggaran 2025 berhasil melampaui target yang ditetapkan.

Dari target sebesar Rp5,85 triliun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mampu merealisasikan Rp6,46 triliun atau mencapai 110,51 persen. Peningkatan ini juga ditopang oleh capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menyentuh angka Rp1,06 triliun atau 107,7 persen dari target.

Baca Juga:  Cegah Tragedi Ngada Terulang, Sekolah Diminta Utamakan Evaluasi dan Musyawarah Dibanding Hukuman

“Kami mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut sejak 2014,” ujar Bambang saat membacakan laporan Banggar yang ditandatangani oleh Ketua Banggar, Abdullah Umar.

Kendati mencatatkan capaian pendapatan yang positif, Banggar memberikan perhatian khusus pada persoalan Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas Bumi (Migas).

Politikus PDI Perjuangan tersebut menegaskan perlunya koordinasi dan rekonsiliasi yang lebih intensif antara Pemkab Bojonegoro, Kementerian Keuangan, dan Banggar DPR RI terkait adanya kurang salur DBH Migas untuk tahun anggaran 2023 dan 2024.

Selain itu, sektor ekosistem digital dan tata ruang kota tak luput dari evaluasi. Banggar mendesak eksekutif untuk segera menyusun regulasi penataan sekaligus optimalisasi potensi pendapatan dari keberadaan tiang dan kabel serat optik (fiber optic).

Baca Juga:  Menuju Indonesia Emas Bebas Narkoba, Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialiasi dan Bimtek P4GN

“Perlu ada penataan segera karena kondisi di lapangan saat ini sangat semrawut, sekaligus mengoptimalkan potensi pajaknya untuk daerah,” lanjut Bambang.

Secara perinci, 17 rekomendasi yang diajukan DPRD Bojonegoro berfokus pada pelayanan publik di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain:

Program Gayatri: Banggar meminta perbaikan khusus pada manajemen penerima manfaat. Eksekutif didesak memberikan solusi jangka pendek berupa subsidi pakan ayam, serta solusi jangka panjang dengan mendirikan pabrik pakan mandiri guna mengatasi kondisi kelebihan pasokan (oversupply) telur peternak Gayatri.

Dinas Pendidikan: Diminta menyusun lini masa (timeline) yang jelas untuk penyelesaian perbaikan sarana dan prasarana sekolah se-Bojonegoro, mempermudah akses beasiswa masyarakat, serta merumuskan kebijakan kesejahteraan bagi tenaga pendidik non-ASN.

Dinas Kesehatan dan RSUD: Banggar merekomendasikan penyerahan proyek fisik infrastruktur kesehatan ke OPD teknis agar Dinas Kesehatan dapat fokus pada pelayanan.Terkait gedung rencana RS Onkologi di Kalitidu, dewan meminta agar segera difungsikan melalui kajian mendalam.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama

Sementara untuk RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, dewan menyarankan pengisian posisi manajemen puncak (top leader) melibatkan kalangan profesional atau swasta demi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang lebih optimal.

Tata Kelola BUMD: Dewan meminta pengisian kekosongan direktur dan komisaris BUMD dilakukan secara terbuka dan transparan, serta mendesak renegosiasi porsi kepemilikan saham Pemkab pada PT SER dan PT ADS dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Rapat Paripurna ini dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Dengan disahkannya Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 ini, legislatif berharap rekomendasi yang tertuang dapat segera ditindaklanjuti demi efisiensi dan transparansi anggaran pada tahun berjalan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 12:26 WIB

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang

Minggu, 20 September 2026 - 13:57 WIB

Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning

Berita Terbaru