Komunitas Wartawan Angling Dharma Deklarasi di Kebun Raya Wedi Bojonegoro

- Admin

Kamis, 6 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kurang lebih 14 Media Online di Bojonegoro Mendeklarasikan lembaga Organisasi Kewartawanan di Kebun Raya Desa Wedi kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Nampak hadir dari Pemkab Bojonegoro Kabid PIKP Dinas Kominfo, Panji Ariyo Kusumo, Forpimcam Kecamatan Kapas, Pemerintahan Desa Wedi, Bumdes Desa Wedi, Karang taruna, dan Ketua Pokdarwis desa Wedi, Kamis (6/10/2022).

Dalam sambutan Kabid PIKP Dinas Kominfo, Panji Ariyo Kusumo mengatakan, dalam hal ini terkait persoalan Kewartawanan Lelaki yang akrab dipangil Panji tersebut mengatakan, dirinya baru saja menjabat di Kabid PIKP, seperti yang disampaikan oleh PLT Kominfo Bojonegoro, Kominfo Pemkab Bojonegoro selalu terbuka kepada semua Wartawan yang ada dibojonegoro, dan tidak tebang pilih.

“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih Undanganya, dan saya ucapkan semoga sukses dengan terbentuknya Lembaga Komunitas Wartawan Angkling Dharma, dalam diskusi ini saya mengikuti dulu dan seperti arahan Bapak PLT kepala Dinas Kominfo, kami terbuka kepada semua Wartawan, dalam hal informasi terkait pembangunan di Bojonegoro,” terangnya dalam duskusi Cangkrukan bareng Wartawan yang di pandu oleh M Khuzaini sebagai Moderator, dan Ariyoko sebagai pembicara.

Baca Juga:  PAC GP Ansor Bondowoso Geram Terhadap Pemerasan Berkedok Wartawan

Hal yang sama disampaikan Oleh AKP Mulyono selaku Kapolsek Kapas, Garda terdepan dalam penyampaian Informasi, apalagi dalam hal apa pun, Bojonegoro sendiri terkait penyelengaraan Acara acara sudah mulai terbuka dan tidak ada kata dipersulit soal izin pasca pandemi ini.

“Soal izin izin tidak ada yang kita persulit, semua tetap izin tapi kita permudah, setelah ada status pandemi di level 3, wartawan adalah garda depan mitra kami dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam sambutan Sukisno selaku ketua Komunitas Wartawan Angling Dharma, kenapa Launching Ini dilakukan di Kebun raya Di desa Wedi, Hal tersebut semata mata untuk mengangkat Potensi yang ada didesa Wedi, dan kegiatan KWAD kedepan tidak hanya di satu titik, namun bagaimana KWAD ini bisa bersinergi dengan beberapa Desa yang ada diBojonegoro, hingga bisa menciptakan Sinergi antar Wartawan (KWAD) dengan pemangku kebijakan di tingkat desa mau pun ditingkat Kecamatan.

Baca Juga:  Relawan Gusdurian Sumenep Mengaku Mendapat Perlakuan Tidak Mengenakkan dari Oknum Polisi

“Kedepan kita terus membuat acara acara yang berbasis desa, dan kalau bisa kita bisa mencerdaskan beberapa perangkat desa dengan membuat karya tulis dan Jurnalistik dengan baik, hal kenapa dilakukan karena didesa sudah ada yang namanya Web desa, dan kita bisa bersinergi mempromosikan potensi desa,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Mashuri selaku kepala Desa Wedi kecamatan Kapas, sangat setuju apa yang menjadi gagasan KWAD, Kebun raya Wedi tersebut adalah rintisan wisata kedepan yang dikelola oleh Bumdes dan pokdarwis Desa Wedi, Kebun raya desa Wedi dibangun diatas tanah tujuh ratus lima puluh meter persegi diatas tanah Kas desa.

Baca Juga:  Saat Liputan, Wartawan di Banyuwangi Diduga Dapat Perlakuan Respresif Oknum Polisi

“Saya ucapkan terima kasih acara Louncing ini diselengarakan di Kebun raya Desa Wedi, yaa memang beginilah keadaanya, dan masih butuh pembenahan dan pembenahan, saya harap semoga wartawan KWAD ini tidak hanya mencari berita saja, tapi bagaimana membawa berita baik untuk masyarakat Bojonegoro,” pungkasnya.

Dalam Launching KWAD ini selain acara cangkrukan pers juga ada santunan kepada 27 anak yatim piatu, yang diserahkan oleh ketua KWAD, Forpimcam, dan Pemdes Desa Wedi.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru