Komunitas Wartawan Angling Dharma Deklarasi di Kebun Raya Wedi Bojonegoro

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kurang lebih 14 Media Online di Bojonegoro Mendeklarasikan lembaga Organisasi Kewartawanan di Kebun Raya Desa Wedi kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Nampak hadir dari Pemkab Bojonegoro Kabid PIKP Dinas Kominfo, Panji Ariyo Kusumo, Forpimcam Kecamatan Kapas, Pemerintahan Desa Wedi, Bumdes Desa Wedi, Karang taruna, dan Ketua Pokdarwis desa Wedi, Kamis (6/10/2022).

Dalam sambutan Kabid PIKP Dinas Kominfo, Panji Ariyo Kusumo mengatakan, dalam hal ini terkait persoalan Kewartawanan Lelaki yang akrab dipangil Panji tersebut mengatakan, dirinya baru saja menjabat di Kabid PIKP, seperti yang disampaikan oleh PLT Kominfo Bojonegoro, Kominfo Pemkab Bojonegoro selalu terbuka kepada semua Wartawan yang ada dibojonegoro, dan tidak tebang pilih.

“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih Undanganya, dan saya ucapkan semoga sukses dengan terbentuknya Lembaga Komunitas Wartawan Angkling Dharma, dalam diskusi ini saya mengikuti dulu dan seperti arahan Bapak PLT kepala Dinas Kominfo, kami terbuka kepada semua Wartawan, dalam hal informasi terkait pembangunan di Bojonegoro,” terangnya dalam duskusi Cangkrukan bareng Wartawan yang di pandu oleh M Khuzaini sebagai Moderator, dan Ariyoko sebagai pembicara.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Pastikan Semua Program Kegiatan Pemerintah Sumenep Tidak Copi Paste

Hal yang sama disampaikan Oleh AKP Mulyono selaku Kapolsek Kapas, Garda terdepan dalam penyampaian Informasi, apalagi dalam hal apa pun, Bojonegoro sendiri terkait penyelengaraan Acara acara sudah mulai terbuka dan tidak ada kata dipersulit soal izin pasca pandemi ini.

“Soal izin izin tidak ada yang kita persulit, semua tetap izin tapi kita permudah, setelah ada status pandemi di level 3, wartawan adalah garda depan mitra kami dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam sambutan Sukisno selaku ketua Komunitas Wartawan Angling Dharma, kenapa Launching Ini dilakukan di Kebun raya Di desa Wedi, Hal tersebut semata mata untuk mengangkat Potensi yang ada didesa Wedi, dan kegiatan KWAD kedepan tidak hanya di satu titik, namun bagaimana KWAD ini bisa bersinergi dengan beberapa Desa yang ada diBojonegoro, hingga bisa menciptakan Sinergi antar Wartawan (KWAD) dengan pemangku kebijakan di tingkat desa mau pun ditingkat Kecamatan.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Resmikan Graha Pers Media Center

“Kedepan kita terus membuat acara acara yang berbasis desa, dan kalau bisa kita bisa mencerdaskan beberapa perangkat desa dengan membuat karya tulis dan Jurnalistik dengan baik, hal kenapa dilakukan karena didesa sudah ada yang namanya Web desa, dan kita bisa bersinergi mempromosikan potensi desa,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Mashuri selaku kepala Desa Wedi kecamatan Kapas, sangat setuju apa yang menjadi gagasan KWAD, Kebun raya Wedi tersebut adalah rintisan wisata kedepan yang dikelola oleh Bumdes dan pokdarwis Desa Wedi, Kebun raya desa Wedi dibangun diatas tanah tujuh ratus lima puluh meter persegi diatas tanah Kas desa.

Baca Juga:  11 Raperda Tahun 2023 Ditetapkan DPRD Bojonegoro, Ini Rinciannya

“Saya ucapkan terima kasih acara Louncing ini diselengarakan di Kebun raya Desa Wedi, yaa memang beginilah keadaanya, dan masih butuh pembenahan dan pembenahan, saya harap semoga wartawan KWAD ini tidak hanya mencari berita saja, tapi bagaimana membawa berita baik untuk masyarakat Bojonegoro,” pungkasnya.

Dalam Launching KWAD ini selain acara cangkrukan pers juga ada santunan kepada 27 anak yatim piatu, yang diserahkan oleh ketua KWAD, Forpimcam, dan Pemdes Desa Wedi.

Leave a Reply