Pegadaian Syariah di Kabupaten Sampang Gelar Seminar Arrum Haji, Ini Kemudahan yang Bakal Didapat Nasabah

- Admin

Senin, 13 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pegadaian Syariah yang ada di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar seminar Arrum Haji yang merupakan produk dari perusahaan milik pemerintah tersebut.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, kegiatan yang mengangkat tema “Literasi dan Edukasi Produk Pegadaian Syariah” ini diisi oleh sejumlah narasumber, salah satunya mantan Bupati Pamekasan DR KH Kholilurrahman Wafi.

Acara yang diinisiasi oleh 3 cabang Pegadaian Syariah yang ada di Sampang itu berlangsung di gedung PKPRI pada Senin (13/06/2022) itu, selain dihadiri oleh ratusan nasabah dari Pegadaian Syariah juga melibatkan Kementerian Agama (Kemenag) kantor wilayah setempat.

Tiga cabang Pegadaian Syariah tersebut yakni, Cabang Pegadaian Syariah Sampang, Cabang Pegadaian Syariah Sampang Kota dan Cabang Pegadaian Syariah Telaga Biru.

Pemimpin Cabang Pegadaian Syariah Sampang, Eka Chandra Hertiansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Arrum Haji adalah salah satu produk Pegadaian yang berbentuk pembiayaan syariah untuk melaksanakan ibadah haji melalui jalur haji regular.

“Pembiayaan dari Arrum Haji ini merupakan pinjaman dalam bentuk tabungan haji. Pegadaian memberikan layanan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam hal pembiayaan untuk pergi beribadah ke tanah suci Mekkah,” kata Eka.

Baca Juga:  Terungkap, Ini Identitas Pria Bersimbah Darah yang Dibacok OTK di Ketapang Sampang

Eka mengklaim, jika program tersebut telah melalui kajian dari dewan syariah nasional serta sudah mendapatkan sertifikasi legal dari badan berwenang. Selain itu, juga telah mendapatkan ijin dan dipastikan syar’i sesuai peraturan pemerintah.

“Jadi, bapak dan ibu akan aman kalau mau naik haji lewat program ini. Program ini sudah dikaji oleh dewan syariah, sudah mendapat ijin dan dipastikan syar’i sesuai aturan pemerintah,” tutur Eka.

Untuk menabung lewat Arrum Haji Pegadaian, kata Eka, caranya cukup mudah. Antara lain menyerahkan copy KTP dan jaminan emas batangan (LM) minimal 3,5 gram atau emas perhiasan berkadar 70% senilai 7 gram.

“Syaratnya harus beragama Islam, usia minimal 12 tahun saat mendaftar, maksimal 65 tahun saat jatuh tempo, fotocopy KTP, Kartu Keluarga (KK). Untuk pas foto 3×4 dan 4×6 disediakan oleh Kementerian Agama,” tandas Eka.

Sementara itu, Deputy Pegadaian Syariah area Madura, Mochamad Choyin menjelaskan bahwa Arrum Haji adalah program Pegadaian dengan sistem gadai emas perhiasan 3,5 gram atau senilai Rp2,5 juta dan nasabah akan mendapatkan pinjaman haji senilai Rp25 juta untuk mendapatkan nomor porsi haji dengan diangsur sampai dengan 5 tahun.

Baca Juga:  Lima Kapolres Jajaran Polda Jatim Dimutasi

“Biasanya kan kita kalau naik haji persiapkan uang Rp25 juta rupiah. Inikan uangnya lumayan agak besar. Nah, dengan produk Arrum Haji ini masyarakat cukup menyediakan logam mulia senilai 3,5 gram, langsung kita daftarkan ke Kantor Kemenag untuk mendapatkan nomor porsi keberangkatan haji,” jelasnya.

Program tersebut, kata Mochamad Choyin, ditawarkan oleh Pegadaian Syariah melalui produk Arrum Haji adalah jembatan bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah dengan cepat dan mudah.

“Peluang sudah ada, tinggal mendaftarkan ke Pegadaian terdekat untuk diproses secepatnya. Jadi, dengan bermodalkan emas, umat Islam dapat pergi menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah,” bebernya.

Arrum Haji, lanjutnya, memiliki keunggulan sebagai pembiayaan porsi Haji yakni masyarakat mendapatkan kepastian nomor porsi, emas dan dokumen haji aman tersimpan di Pegadaian. Biaya pemeliharaan barang, dijamin terjangkau.

Baca Juga:  Cuci Pakaian, Ibu dan Seorang Bocah di Tambelangan Sampang Tewas Terseret Arus

“Seperti kita ketahui bersama, bahwa Pegadaian ini BUMN dan bukan lembaga abal-abal apalagi kita sudah berdiri selama 121 tahun. Jadi, jaminan emas yang dijaminkan di pastikan aman,” sebutnya.

Dia mengatakan, bahwa program tersebut sudah diluncurkan beberapa tahun lalu. Di akhir seminar tadi, kata dia, sudah ada sekitar 16 orang yang memastikan diri untuk ikut program ini.

“Setelah nasabah mengangsur selama 5 tahun dan selesai,  maka nasabah hanya tinggal menunggu tahun keberangkatannya saja ke tanah suci dari Kemenag. Dan emas 3,5 gram yang di awal itu akan kita kembalikan,” imbuhnya.

Mochamad Choyin pun mengajak seluruh peserta untuk segera menunaikan ibadah haji selagi usia masih muda. Maka sejak saat inilah, kata dia, apabila memiliki kemudahan untuk mendaftar haji, maka segera langsung mendaftar.

“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan porsi haji tetapi dana belum cukup Rp25juta, maka kami bisa membantu dan langsung datang ke Pegadaian terdekat untuk diberi penjelasan lebih lanjut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru