Bupati Sumenep Resmikan Museum Keris

- Admin

Senin, 9 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi meresmikan Museum Seni Helmi sebagai museum keris di Kecamatan Bluto, Senin (09/05/2022).

Museum tersebut merupakan museum keris pertama di Kabupaten Sumenep, karena memiliki peran penting untuk membangun kesadaran masyarakat dengan warisan leluhur.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi hadirnya museum keris tersebut.

“Kami (Pemkab Sumenep) sangat bangga karena hadirnya museum keris ini, semoga bermanfaat bagi pembuatan muda guna menjaga dan menjaga benda-benda warisan masa lalu,” ujar Fauzi di sela-sela peresmian Hemli Art Museum di Kecamatan Bluto.

Baca Juga:  Bupati Sampang Sapaikan LKPJ Via Teleconference

Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, masyarakat harus memiliki keris yang memiliki nilai tradisi dan sejarah luar biasa, di tengah-tengah mengejar pembangunan dan kemajuan, sehingga tidak tergeser dengan budaya modern saat ini.

Suami Nia Kurnia tersebut mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keris sebagai warisan budaya dan tradisi nenek moyang yang sangat tinggi nilainya.

“Tradisi dan budaya adalah warisan terbaik yang mendahului para pendahulu kepada kita, termasuk warisan budaya dan tradisi yang lahir dan berkembang di lingkungan keraton dan masyarakat Kabupaten Sumenep ini,” imbuhnya.

Baca Juga:  Cegah Stunting, TP PKK Kabupaten Sampang Gelar Pembinaan di Desa Kodak Torjun

Pemerintah daerah, menurutnya telah melakukan ikhtiar dengan sendirinya dalam keris yakni pada tahun 2014, mendeklarasikan diri sebagai kota keris, karena diakui UNESCO sebagai daerah yang memiliki pengrajin keris terbanyak di dunia mencapai 650 orang.

“Selain itu pada tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menetapkan Desa Aeng Tong-tong sebagai desa keris dan desa yang memiliki pengrajin keris terbanyak. Melaksanakan jamasan pusaka keraton serta menggelar pameran keris nusantara pada tahun 2019 lalu,” sambungnya.

Peresmian Museum Keris tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Sumenep didampingi oleh Helmi pemilik Helmi Kesenian Sumenep.

Baca Juga:  Disdik Sumenep akan Gelar Lomba Paduan Suara Jenjang SD dan SMP

Helmi mengungkapkan, dirinya memiliki komitmen untuk mendorong agar para pecinta dan pelaku seni budaya terus menerus terjadi sekaligus berkreatifitas di Kabupaten Sumenep.

Karena, keris merupakan daya cipta adiluhung yang tidak bisa dihasilkan tanpa roso, apalagi Kabupaten Sumenep merupakan daerah penghasil keris dengan ratusan empu yang luar biasa.

“Keris dari Kabupaten Sumenep diekspor ke berbagai negara termasuk Malaysia, Brunei dan Belanda, sehingga harus menjadi perhatian dan energi untuk memperkuat tradisi budaya,” tutupnya.

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Pemkab Sumenep Dorong Festival Tani Ganding 2026 Jadi Percontohan Ivent Kecamatan
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Bupati Sumenep Apreasiasi Tatorbangan Ritual Culture, Wujud Pelestarian Tradisi dan Kearifan Lokal
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru