Angin Puting Beliung Terjang Desa Paopale Laok Ketapang, Puluhan Rumah Rusak Parah

- Admin

Sabtu, 5 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Angin kencang yang disertai hujan deras terjadi di wilayah Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Jumat (05/11/2022) kemarin, sekitar pukul 12.30 WIB.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id dilapangan, bencana puting beliung itu mengakibat puluhan rumah warga semi permanent di Dusun Gunung Kesan Barat, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang dikabarkan mengalami kerusakan.

Hendra, salah seorang warga membenarkan kejadian tersebut. Angin menyapu atap beberapa rumah di wilayah itu.

“Betul, peristiwa itu terjadi pasca hujan deras tiba-tiba datang angin puting beliung sekitar jam 12 siang,” kata Hendra kepada wartawan.

Baca Juga:  Diduga Kwitansi Ilegal Berstempel Pemerintah Kota Padang Sidempuan Dishub Beredar di Rumah Makan dan Toko

Hendra menyebut, angin puting beliung yang terjadi di wilayahnya berlangsung singkat namun berdampak fatal. Puluhan rumah warga Dusun Gunung Kesan Barat, Desa Paopale Laok mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

“Data sementara yang saya tau ada sekitar dua puluh enam rumah warga yang rusak parah,” ungkap Hendra memungkasi.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Asroni saat dikonfirmasi melalui Kasi Kebencanaan dan Logistik BPBD Moh Imam mengaku telah menerima laporan kejadian bencana angin puting beliung itu.

Baca Juga:  Pasca Lebaran, Pasien Positif Covid-19 di Sampang Bertambah Menjadi 23 Orang

“Ya benar, ada bencana puting beliung. Saat ini kami sudah dilokasi untuk melakukan pendataan, memastikan jumlah rumah warga yang mengalami rusak berat, sedang dan ringan,” ujar Imam, Sabtu (05/11/2022).

Namun, imbuh Imam, hingga kini pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait berapa jumlah rumah rusak yang diakibatkan bencana tersebut.

“Kami belum bisa mengetahui pasti dampak kerusakan yang disebabkan bencana tersebut. Untuk informasi selanjutnya, nanti kami akan kabarkan kembali,” tandas Imam.

Berita Terkait

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional
PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep
Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama
Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Wuling Eksion Ramaikan IIMS Surabaya 2026, Tawarkan SUV Keluarga Berteknologi EV dan PHEV
IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif
Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:58 WIB

IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Disperindag Jatim Sebut Jadi Simbol Kemajuan Industri Otomotif

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Berita Terbaru