Pedagang Eceran BBM di Bojonegoro Dibatasi, Harga Pertalite di Pedagang Tidak Sama

- Admin

Sabtu, 9 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite mulai langka di kios kecil, bahkan harganya variatif ada yang masih Rp 10.000, Ribu Rupiah perbotolnya, ada yang Rp 12,000 Ribu Rupiah, Ada juga yang menjual Rp 15, 000 Ribu rupiah.

Dari penelusuran di lapangan, beberapa pedagang kecil (kios) yang semula berjualan BBM jenis pertalite mulai tidak jualan, karena kosong. Sabtu (9/04/2022).

Susi pedagang kopi yang juga jual BBM jenis Pertalite di Desa Sembung Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, pagi ini lapaknya terpaksa kosong dan tidak boleh kulak an di POM Bensin terdekat.

Baca Juga:  Kondisi TPS Pasar Kolpajung Pamekasan Dikeluhkan Pedagang

“Tidak ada mas bensinnya kosong, belum boleh kulakan mas,” terangnya pada Awak Media Suara bangsa.

Dari Desa Tanjungharjo, Desa Sembung sampai Desa Pacul sejumlah pedagang yang biasa berjualan BBM jenis pertalite juga kosong.

Narti warga Temayang mengatakan bahwa dirinya hendak ke kota. Namun kehabisan bensin di jalan. Menurut Narti ia sudah hampir 1 kilo menuntun sepedanya mencari pedagang bensin eceran.

“Dari selatan tadi semua kosong mas,” terang Narti yang akan ke kota.

Di Desa Pacul ada salah satu warung tersisa bensin jenis Pertalite hanya dua botol, dan harganya Rp 15,000 ribu rupiah, penjual beralasan bahwa jenis yang dijualnya Pertamax, dari Pom bensin Pertalite sudah tidak boleh di kulak.

Baca Juga:  Takut Tertular Corona, PKL Pasar Srimangunan Sampang Nekat Jualan Karena Terdesak Kebutuhan

“Ini jenisnya Pertamax, dan harganya lima belas ribu rupiah, harga dari sana sudah dua belas ribu lebih, Pertalite sudah tidak ada,” terangnya yang berapi api.

Sementara, di bengkel sepeda motor masih menjual Pertalite seharga sepuluh ribu rupiah perbotolnya. Pemilik bengkel tersebut mengeluhkan aturan pom bensin sekarang, kios kecil mulai dibatasi pembeliannya untuk Pertalite, tapi untuk Pertamax tidak ada batasan.

“Saya, kalau tidak beli dengan sepeda motor yang tangkinya besar ini mas, dan ini isinya hanya 12 liter, kalau tidak begini kita tidak dapat dagangan jenis BBM pertalite, karena sekarang beli dengan jerigen sudah tidak boleh itu untuk Pertalite, tapi kalau untuk Pertamax tidak apa apa, enak itu sebelah saya kalau beli pakai mobil dapat nya ya banyak,” jelasnya.

Baca Juga:  Terkait Temuan BPK RI Tentang Kelebihan Bayar, Dinkes Bojonegoro: sudah diselesaikan sesuai regulasi

Berita Terkait

Taro Ramaikan Kampung Ramadan di Jombang, Ajak Keluarga Berpetualang dalam Kebaikan
Balik Jengger Ayam GAYATRI: Harapan dan Kecemasan Suraji di Tanjungharjo Bojonegoro
LUsh Green Indonesia akan Gugat Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalnus, Ini Penyebabnya
SMKS PGRI Sukodadi Gelar Pameran Karya Tata Busana, Dorong Kreativitas dan Jiwa Wirausaha Siswa
Buruh Tembakau Baureno Bojonegoro Dapat DBHCHT, Petani Tembakau Ngayam Juga Berharap Dapat
Gotrade Gelar Roundtable Surabaya, Kupas Strategi Pasar AS 2026 dan Dorong Literasi Saham
Surabaya Printing Expo 2025 : Mesin Cetak Inovatif dan Teknologi Terbaru Jadi Sorotan
Respon Cepat Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, DPRD Sumenep Gelar RDP

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB