Terancam PHK Akibat Kenaikan Cukai, Puluhan Ribu Buruh di Bojonegoro Siap Turun Jalan

- Admin

Selasa, 1 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah buruh di empat Mitra Produksi Sigaret (MPS) dari Padangan, Kalitidu, Kapas, Dander, mulai resah dengan ancaman pengurangan karyawan maupun karyawati, yang disebabkan Pemerintah akan menaikan cukai.

Dian warga Klotok yang mengantungkan nasibnya di MPS Padangan mulai mengkhawatirkan nasib dirinya setelah mendengar isu pengurangan karyawati di tempatnya bekerja, sebab pemerintah menaikan Cukai dan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 109/PMK.010/2022.

“Entah nanti kerja dimana mas, kalau benar benar ada pengurangan, gara gara pemerintah menaikan cukai, isunya sih akan ada Pengurangan,” ungkap Dian.

Hal yang sama juga disampaikan oleh, Anis Yuliati Selaku ketua Fedarasi serikat Pekerja Rokok tembakau Makanan minuman Serikat Pekerja Suluruh Indonesia (FSP RTMM SPSI) Bojonegoro.

Baca Juga:  Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran

Dirinya Prihatin dengan yang direncanakan oleh Pemerintah dengan akan Merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 109/PMK.010/2022 tentang Perubahan atas PMK Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

PMK ini mengatur tentang tarif cukai hasil tembakau berupa rokok, cerutu, tembakau iris, dan klobot.

Wanita yang biasa dipanggil Anis tersebut meminta pemerintah tidak lagi menaikan Cukai dan merevisi aturan tersebut, namun berilah hak hak buruh yang belum dipenuhi oleh pemerintah, kalau hal ini dilakukan maka akan mematikan produksi SKT-SKT (Sigaret Kretek Tangan) yang ada di Bojonegoro, dan bila pemerintah benar-benar merevisi aturan tersebut dan menaikan Cukai serta merevisi aturan tersebut, maka Anis akan menurunkan Buruh di empat MPS yang ada di Bojonegoro.

Baca Juga:  Pimpinan DPRD Bojonegoro Lantik Anggota Dewan PAW dari Gerindra

“Kurang lebih 10 ribu buruh lebih akan Turun ke jalan bila Pemerintah benar-benar merevisi Aturan tersebut, dan bila Cukai di naikan, kami sudah melayangkan penolakan dan minta Rekomendasi agar ke PJ Bupati Bojonegoro memperhatikan Buruh di Bojonegoro, agar disampaikan ke Pusat, lebih dari 1 bulan lebih belum di tanda tangani, kami akan turun ke jalan bila hal tersebut tidak diperhatikan oleh Pak Pj Bupati,” ungkapnya.

Anis menambahkan, ketika cukai tersebut benar-benar dilakukan kenaikan dan Aturan tersebut direvisi, 10 ribu pekerja di empat MPS terancam pengurangan karena produksi melemah, dan makin maraknya rokok ilegal di Bojonegoro.

Baca Juga:  Diduga Kwitansi Ilegal Berstempel Pemerintah Kota Padang Sidempuan Dishub Beredar di Rumah Makan dan Toko

“Pemerintah mestinya bukan menaikan cukai tersebut, tapi bagaimana memberantas rokok ilegal tersebut, nyata-nyata banyak beredar rokok ilegal namun bea cukai hanya sosialisasi saja stop rokok ilegal, tapi tidak ada tindakan pemberantasan rokok ilegal,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1
Gerakkan Ekonomi Lokal, Bupati Bojonegoro Kick-Off Pasar Murah di Tanjungharjo, Ada Beras Murah hingga Telur KPM Gayatri

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB