Banyak Jalan Tikus, Pendapatan Pantai Wisata Camplong Sampang Rawan Bocor

- Admin

Sabtu, 15 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Objek wisata Pantai Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur masih memiliki daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan. Terbukti, pada hari lebaran kali ini, ratusan pengunjung tumplek di pantai yang berada di ujung paling timur kota Bahari ini.

Namun, antusiasme wisatawan yang datang tidak dibarengi dengan penataan parkir yang baik. Seperti menjadi kisah klasik, menjamurnya oknum-oknum penyedia jasa “jalur tikus” berpotensi adanya dugaan pungutan liar yang berakibat pendapatan Pantai Camplong bocor dalam jumlah yang cukup besar.

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, akibat banyaknya jalur tikus sebagian besar kendaraan wisatawan bebas masuk hingga ke kawasan bibir pantai. Akibatnya, kendaraan tersebut terparkir semaunya dan membuat objek wisata itu terkesan semerawut.

Baca Juga:  Kecewa Kinerja Polsek, Warga Sampang Ini Sebut Polisi Lambat Ungkap Kasus Pencurian

General Manager Pantai Wisata Camplong Bambang Setiadi, mengakui jika pihaknya kesulitan dalam menarik tiket masuk pengunjung yang hendak berwisata di pantai tersebut. Hal ini membuat potensi pendapatan di objek wisata itu mengalami kebocoran.

Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa objek wisata ini mengalami kebocoran, yaitu banyaknya jalur tikus yang digunakan para pengunjung untuk masuk ke pantai itu. Padahal, seharusnya seluruh pengunjung masuk ke pantai lewat pintu yang telah disediakan dan diwajibkan membayar tiket masuk.

“Ini persoalan klasik, jalur tikus di Pantai Wisata Camplong itu banyak sekali, sehingga banyak wisatawan yang masuk tidak lewat pintu utama dan mereka tidak membayar tiket masuk. Tentu kondisi ini membuat potensi pendapatan turun,” urainya, Sabtu (15/05/2021).

Baca Juga:  Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Bambang menyampaikan ada beberapa jalan tikus yang bisa diakses pengunjung untuk masuk ke Pantai Wisata Camplong. Dia mengaku kesulitan untuk menutup jalur tikus itu, selain itu petugas juga kesulitan ketika diminta untuk berjaga di jalan tikus tersebut.

“Persoalan ini sudah kami sampaikan kepada Instansi terkait, kami sendiri tidak punya kewenangan untuk menutup jalur tikus tersebut. Sebab, selama ini jalur tikus ini dikelola oleh warga sekitar,” akunya.

Ia berharap, instansi terkait bisa segera menindaklanjuti persoalan itu. Apalagi Pantai Wisata Camplong ini merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup dikenal oleh masyarakat luas.

Baca Juga:  Warga Sumenep Temukan Mayat Perempuan Mengapung di Pantai, Tidak ada Identitas

“Semoga kebocoran pendapatan ini bisa segera diatasi, dan kami akan koordinasikan kembali dengan para pemangku kebijakan serta tokoh masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:50 WIB

Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Berita Terbaru