Lestarikan Icon Sumenep, Pemkab Gelar Lomba Seni Suara Ayam Bekisar

- Admin

Minggu, 27 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur bersama Keluarga Penggemar Ayam Bekisar Indonesia (KEMARI) Sumenep, menggelar Lomba Seni Suara Ayam Bekisar.

Lomba ayam icon Sumenep itu digelar di Lapangan Gor A Yani Pangligur Sumenep, Minggu (27/10).

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan bahwa ayam bekisar muasalnya dari Sumenep. Dan saat ini telah menjadi ikon Jawa Timur.

“Ayam bekisar ini icon Sumenep yang asal muasalnya dari kepulauan Kangean. Ini maskot kita bersama sehingga ke depan event identitas ini akan kita dorong untuk lebih sering menggelar event agar geliatnya semakin tinggi,” ucap Achmad Fauzi, Minggu (27/10).

Baca Juga:  Safari Ramadhan Terakhir Tahun 2021, Bupati Sumenep Mohon Doa Para Alim Ulama

Ayam bekisar perlu digencarkan lagi agar keberadaannya tidak punah, termasuk diharapkan menjadi sarana bangkitnya ekomoni kerakyatan.

“Kita bangkitlan lagi, agar ayam bekisar ini bisa menjadi bagian dari ekonomi kerakyatan ke depannya, 3 bulan lagi Insya Allah kita sudah rembuk rembuk dengan paguyuban untuk digelar event kembali,” imbuh suami Nia Kurnia itu.

Sementara itu, Ketua Keluarga Penggemar Ayam Bekisar Indonesia (KEMARI) Cabang Sumenep, Mohammad Farid Wajdi menyampaikan bahwa untuk peserta lomba seni suara ayam bekisar kali ini, sebanyak 207 dari berbagai daerah, dengan tiga kelas perlombaan.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Berikan Masukan Kepada Direktur Maspion Grup

“Pesertanya ada yang dari Jakarta, Bogor, Semarang, Djogja, kota kota di Jawa Timur, secara merata, dan Bali. Ada 3 kelas lomba, yaitu utama, madya dan pratama, sesuai kelas ayam masing masing,” terang Farid.

Camat Pasongsongan itu menambahkan ada empat kriteria penilaian dalam lomba seni suara ayam asal pulau Kangean tersebut.

“Yang dinilai dari suara depan, belakang, irama dan bersih kotor, itu 4 kriteria penilaian di masing masing kelas yang diikuti para peserta,” ucapnya.

Berita Terkait

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG
Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal
PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah
Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:23 WIB

Sah! AKBP Yenni Diarty Pimpin Polres Bojonegoro, Awali Tugas dengan ‘Kulo Nuwun’

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:48 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:46 WIB

Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:03 WIB

Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:21 WIB

Baru 6 Desa Beroperasi, KDMP Pungpungan Kalitidu Masih Terkendala Perizinan Produk Lokal

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:35 WIB

Gandeng Musisi Papan Atas, All Out Festival 2026 Targetkan Geliat Ekonomi Kreatif Bojonegoro

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:15 WIB

Akses Jalan Cor Kalianyar-Temayang Dongkrak Ekonomi, Sayang Sebagian Jalur Masih Gelap Gulita

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:12 WIB

Sepi Job di Bulan Suro, Biduan Asal Kapas Bojonegoro Banting Setir Jualan Rujak lewat Live TikTok

Berita Terbaru