Bupati Bojonegoro Launching Ekspor Perdana Pengiriman Kripik Singkong ke Arab Saudi Hasil UMKM

- Admin

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pada tanggal 5 Desember 2025 – PT. Pareto Estu Guna, perusahaan industri consumer goods berbasis healthy food, melakukan ekspor perdana produk keripik singkong premium “Matoh” ke Arab Saudi.

Pengiriman satu kontainer penuh ini menjadi tonggak penting bagi UMKM lokal untuk masuk ke pasar internasional, dengan nilai ekspor mencapai USD 17.500. Bojonegoro Provinsi Jawa Timur.

Produk unggulan PT. Pareto Estu Guna, yaitu keripik singkong Matoh, dibuat dari singkong berkualitas tinggi dan diracik menggunakan rempah-rempah khas Indonesia. Seluruh produk tanpa bahan pengawet dan tanpa MSG, menjadikannya camilan sehat yang memiliki daya saing kuat di pasar global.

Produk tersebut di produksi PT. Pareto Estu Guna yang berada di Bojonegoro, merupakan salah satu UMKM binaan Bank Indonesia (BI) yang mendapatkan pendampingan intensif melalui Akademi Muda Ekspor hingga akhirnya berhasil menembus pasar Arab Saudi.

Baca Juga:  Rekomendasi Bakso Terenak di Bojonegoro, Coba Deh Rasanya Meresap ke Ubun-ubun

Launching Ekspor perdana ini dilakukan di Jalan Raya Kabunan Balen, Bojonegoro, Jawa Timur, pada 5 Desember 2025, yang di hadiri oleh Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono beserta Jajaran.

Perwakilan BI selaku pendamping PT. Pareto Estu Guna menjelaskan, bahwa strategi full support juga dilakukan melalui keterlibatan UMKM dalam berbagai pameran internasional dan peningkatan kompetensi ekspor.

Tambah Direktur perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Jhordy Kashoogie, menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. UMKM berkontribusi 60% terhadap PDB nasional, dan khusus di Jawa Timur kontribusinya mencapai 67%, dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 90%.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Sambut Baik Audiensi Pengurus Orari

Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus ditingkatkan untuk memperkuat ekosistem UMKM ekspor di wilayah ini.

“Ini merupakan prestasi luar biasa. Satu kontainer penuh keripik Matoh telah dikirim ke Arab Saudi. Kami bangga atas pencapaian ini,” ungkap perwakilan Bank Indonesia dalam acara pelepasan ekspor tersebut.

Bupati Bojonegoro menyampaikan apresiasi besar atas keberhasilan ekspor perdana ini. Ia menegaskan bahwa pencapaian PT. Pareto Estu Guna bukan hanya prestasi perusahaan, tetapi juga menjadi peluang bagi para petani singkong lokal.

Menurut Bupati Setyo Wahono dalam sambutanya, Bojonegoro memiliki potensi singkong yang sangat besar, terutama di daerah kawasan hutan. Karena itu, beliau meminta agar perusahaan turut memberikan pendampingan kepada petani agar mampu memenuhi standar singkong premium yang dibutuhkan dalam produksi keripik “Matoh”.

Baca Juga:  Maraknya Perang Sarung, Kapolres Bojonegoro Imbau Pengawasan yang Lebih Ketat

Beliau juga menyoroti pentingnya Pelatihan UMKM dan Hilirisasi hasil pertanian singkong untuk meningkatkan nilai jual produk lokal.

“Dengan ekspor ini, kita bukan hanya membanggakan nama Bojonegoro, tetapi juga membuka lapangan kerja baru. Terima kasih kepada PT. Pareto Estu Guna yang telah mengharumkan nama daerah melalui produk UMKM berkualitas,” ujarnya.

Pesan Bupati Ekspor perdana ini menandai babak baru bagi PT. Pareto Estu Guna. Dengan dukungan pemkab Bojonegoro serta Bank Indonesia, serta pendampingan berkelanjutan, keripik singkong “Matoh” diharapkan mampu terus memperluas pasar internasional dan membawa produk lokal Bojonegoro semakin dikenal dunia.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya
Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru