Mendapat Perhatian Pemkab Sumenep, Pengrajin Batik Beddey Kembali Bangkit

- Admin

Kamis, 2 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, pengrajin batik Beddey, di Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali melanjutkan aktifitas membatiknya.

Para pengrajin batik Beddey, sempat vakum selama 6 tahun. Pasalnya mereka tidak membatik karena kurang dorongan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Namun, dengan adanya program pemberdayaan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, yang mengandeng Owner Batik Canteng Koneng, Didik Haryanto, batik Beddey di Desa Pakandangan Barat, sudah kembali normal bahkan perekonomian meningkat.

Baca Juga:  Begal Payudara di Bumi Sumekar

“Kalau sekarang sudah bisa membatik lagi, Alhamdulillah saya tidak kembali ke Malaysia, terimakasih Bapak Bupati dan Pak Didik, sudah membatu kami untuk kembali membatik,” ucap salah satu pengrajin batik Baddey, Siti Aini.

“Kalau tidak membatik lagi, mungkin saya bakal berangkat lagi ke Malaysia, maka dari itu tolong jangan sampai seperti tahun yang lalu (vakum, red), karena dengan usaha ini saya bisa memenuhi kebutuhan hidup tanpa harus jauh-jauh lagi bekerja,” sambungnya.

Menurutnya, dengan adanya program dari Bupati Sumenep, para pengrajin batik merasa bersyukur karena pekerjaan warisan leluhur yang sudah lama ditinggalkan, kini sudah bisa dikembangkan lagi.

Baca Juga:  Akibat Benda Ini, Rumah Warga Kalianget Sumenep Dilalap si Jago Merah

Lanjut ke Halaman Berikutnya
Halaman: (1) (2)

Berita Terkait

Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani
Resmi Dibuka, Surabaya Printing Expo 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Grafika Nasional
153 Perusahaan Ramaikan Surabaya Printing Expo 2026, Usung Transformasi Industri Grafika
Perlunya Mensterilkan Program Makan Bergizi Gratis dari Inefisiensi dan Politisasi Lokal
EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur
Bupati Bojonegoro Sentil Bea Cukai, Terkait Rokok Ilegal

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru