EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur

- Admin

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Pameran industri makanan dan minuman berskala internasional, EastFood Indonesia 2026, kembali digelar di Grand City Convex Surabaya. Ajang yang telah memasuki penyelenggaraan ke-16 ini menjadi wadah strategis bagi pelaku industri makanan, minuman, bahan baku, pengolahan, pengemasan, distribusi, hingga sektor perhotelan, restoran, dan katering (Horeka).

Direktur PT Krista Exhibitions, Daud Salim, mengatakan Surabaya dipilih karena memiliki peran strategis sebagai gerbang perdagangan dan industri di kawasan Indonesia Timur.

“EastFood Indonesia merupakan pameran internasional terbesar di bidang makanan, minuman, bahan baku, serta industri pendukung di Jawa Timur dan Indonesia Timur. Selama 16 kali penyelenggaraan, pameran ini berkembang menjadi platform bisnis penting bagi pelaku industri untuk memperluas pasar, membangun jaringan usaha, dan memperkenalkan inovasi ke pasar lokal maupun global,” ujar Daud saat pembukaan pameran di Grand City Convex Surabaya, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga:  Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa

Tahun ini, penyelenggaraan EastFood Indonesia hadir dengan format yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya berlangsung bersamaan dengan pameran kemasan, pada 2026 sektor pengemasan dipisahkan menjadi pameran tersendiri bertajuk ALLPack Surabaya 2026 yang akan berlangsung pada 1–4 Juli mendatang di lokasi yang sama.

Menurut Daud, EastFood Indonesia merupakan bagian dari rangkaian pameran industri makanan dan minuman yang digelar Krista Exhibitions sepanjang tahun. Setelah Surabaya, agenda berikutnya akan berlangsung di Bali melalui EastFood Bali pada September 2026, sebelum puncak pameran nasional di Jakarta yang diproyeksikan diikuti sekitar 1.500 perusahaan dari dalam dan luar negeri.

Baca Juga:  Dukung Geliat Produksi UMKM, Bank Sampang Gelar Bazar Takjil Ramadhan

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa mengatakan, pameran tersebut menjadi momentum penting untuk mempertemukan pelaku industri, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif dalam satu ekosistem.

Karena menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi besar di sektor pangan dengan sejumlah komoditas unggulan seperti jagung, tebu, daging, dan susu sebagai penyumbang produktivutas terbesar secara nasional.

“Harapan kami, UMKM tidak hanya dilibatkan sebagai pelengkap atau untuk konsumsi saja, tetapi juga bisa menjadi bagian dari rantai pasok industri,” kata Endy di lokasi pameran.

Baca Juga:  Memasuki Panen Raya, Harga Gabah di Bojonegoro Tidak Menentu

Untuk di ketahui, EastFood Indonesia 2026 diikuti oleh sekitar 180 peserta, termasuk 30 pelaku UMKM dari Jawa Timur dan berbagai daerah di Indonesia. Panitia menargetkan sebanyak 20 ribu pengunjung selama empat hari penyelenggaraan, mulai Kamis hingga Minggu.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta
VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru