Pedagang Gembira, Pasar Srimangunan Sampang Ramai Pengunjung Jelang Ramadhan

- Admin

Jumat, 1 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Para pedagang di kawasan Pasar Srimangunan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur sumringah menjelang bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah.

Pasalnya, para pedagang di kawasan itu kini mendadak ramai diserbu pembeli. Warga curi start belanja sejumlah kebutuhan jelang bulan Ramadhan. Mulai dari sembako, bahan-bahan takjil, hingga pakaian ibadah.

Meningkatnya kunjungan masyarakat ke pasar terbesar di Kota Bahari itu turut meningkatkan omzet penjualan para pedagang di pasar tersebut, terutama pada penjual busana muslim.

Pasar Srimangunan biasa menjadi tujuan warga jelang datangnya Ramadhan dan hari raya Idul fitri. Tradisi belanja baju baru telah berlangsung sejak lama. Namun, pembatasan akibat pandemi Covid-19 sejak 2020 sempat membuat pasar tradisional itu sepi pengunjung.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Kunjungi Beberapa Gereja di Surabaya

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id dilokasi, sebagian masyarakat tetap menggunakan masker saat mengunjungi setiap gerai pakaian. Namun sebagian besar pedagang dan pembeli tidak memakai masker saat bertransaksi di pasar tersebut.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan ramai lagi. Udah lah ya Corona udah capek. Pedagang masa rugi melulu?,” kata Anik, salah satu pemilik toko di pasar Srimangunan, Jumat (01/04/2022).

Anik menyebut bahwa kondisi saat ini menjadi nafas baru untuk memulai kembali berjualan secara normal. Para pedagang, kata dia, memanfaatkan momen ramainya pengunjung untuk menutupi kerugian selama dua tahun pandemi.

Baca Juga:  Waspada Penyebaran Hepatitis Akut, Ini Imbauan Dinkes Sampang

“Lumayan ada sih (peningkatan) jika dibandingkan tahun lalu, banyak yang ngeborong juga. Semoga bisa buat nutupin kemarin yang rugi-rugi,” tandas Anik.

Hal berbeda dikatakan Yudi, selaku penjual pakaian anak. Menurut dia, situasi saat ini masih belum terlalu ramai.

“Puncak keramaian terjadi 10 hari sebelum Lebaran. “Nah justru ramainya di situ. Kalau sekarang masih biasa saja,” kata Yudi singkat.

Sementara itu, Syifa, ibu rumah tangga asal Torjun, mengaku belanja sembako untuk bekal ibadah puasa di bulan Ramadhan. Dia mengatakan keluarganya punya tradisi membuat menu spesial untuk awal ibadah puasa.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Ikuti Zoom Meeting Peresmian PNPP di Polres Kediri

“Tadi belanja daging buat sahur pertama dan buah-buahan untuk olahan bikin takjil. Keluarga saya punya tradisi buat menu spesial kalau Ramadhan,” kata Syifa saat ditemui media online ini.

Syifa merasa bahwa sehari jelang Ramadhan ini pengunjung pasar tampak meningkat. Bahkan dia harus berdesak-desakan dengan pengunjung lain untuk membeli daging ayam.

“Iya tadi ramai banget, saya juga sudah buat beli ayam. Mungkin sama-sama beli kebutuhan buat bulan puasa,” tutur Syifa memungkasi.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru