DPMD Kabupaten Probolinggo Gelar Rakor Persiapan Pelantikan Kades Terpilih

- Admin

Selasa, 1 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pelantikan kepala Desa (kades) terpilih serentak di 250 desa se – kabupaten Probolinggo, Selasa (01/03/2022).

Rakor yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto ini dihadiri narasumber terdiri dari Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto, Kabag Hukum Setda Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo serta Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengucapkan selamat karena sudah terpilih sebagai kepala desa untuk masa jabatan 6 (enam) tahun ke depan.

“Saya menyampaikan terima kasih atas dukungannya sehingga Pilkades serentak pada tanggal 17 Pebruari 2022 kemarin dapat berjalan aman dan terkendali. Terima kasih atas dukungan semua pihak yang ada di masing-masing desa,” katanya.

Sehingga Pilkades serentak pada tanggal 17 Pebruari 2022 kemarin dapat berjalan aman dan terkendali.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak yang ada di masing-masing desa,” katanya.

Baca Juga:  Peduli, Seorang Anggota Polsek beri Bantuan Warganya yang Sakit

Lebih lanjut mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo ini meminta kepada kepala desa terpilih agar tidak terlalu euforia dalam merayakan keberhasilannya. Sebab saat ini kondisinya masih dalam masa pandemi Covid-19, khususnya varian Omicron.

“Sebelum Pilkades dilaksanakan, kasus Covid-19 itu sangat sedikit. Meskipun ada penambahan jumlahnya tidak terlalu banyak. Tetapi sekarang ini penambahan kasusnya banyak. Kondisi ini harus disikapi dan dipahami oleh cakades terpilih yang akan dilantik pada bulan Mei mendatang,” jelasnya.

Terkait dengan seragam yang akan digunakan oleh cakades terpilih jelas Heri, Pemkab Probolinggo tidak akan mengkoordinir lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Nantinya, seragam ini akan dikoordinir oleh masing-masing kades yang ada di setiap kecamatan.

“Kami hanya memberikan rekomendasi penjahit supaya hasilnya bagus. Selain itu supaya warna putihnya juga sama. Nanti akan difasilitasi oleh Camat masing-masing. Yang jelas kami sudah tidak mengkoordinir seragam kepala desa terpilih,” terangnya.

Heri juga mengingatkan kepada kepala desa terpilih agar turut membantu program pemerintah dalam hal penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi khususnya kepada lansia dan anak-anak. Kepala desa harus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah percaya hoaks terkait dengan vaksinasi.

Baca Juga:  Tingkatkan Prekonomian, Pemkab Probolinggo Libatkan UMKM di Tempat Wisata

“Kami berpesan kepada para kepala desa terpilih agar selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Bijaklah dalam bermedia sosial. Pilah-pilah dan sharing setiap informasi yang diterima dari media sosial sebelum disampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto menyampaikan bahwa kepala desa merupakan mitra dari Pemkab Probolinggo. Setelah nantinya dilantik secara resmi, maka kepala desa akan menjadi keluarga dari Pemkab Probolinggo.

“Kepala desa merupakan aset daerah yang dibiayai oleh Negara. Kepala desa akan memimpin desa untuk masa 6 tahun. Oleh karena itu saya meminta kepada kepala desa kalau tidak penting-penting sekali jangan keluar daerah. Kita berikhtiar tidak terjadi apa-apa hingga pelantikan sesuai peraturan perundang-undangan. Pilkades sudah selesai, maka rangkullah semuanya dengan baik,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kabag Hukum Setda Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo. Pihaknya meminta agar tidak terlalu ueforia berlebihan tetapi paling tidak bisa membina komunikasi dengan kompetitor agar ke depan tidak menghadapi persoalan yang tidak dikehendaki.

Baca Juga:  Pemkab Probolinggo Lakukan Tasyakuran HUT RI bersama Para Pejuang

“Tugas kami melakukan pendampingan yang bersifat konsultatif dan hal-hal yang menyangkut setelah kepala desa definit. Misalnya terjadi gugatan di PTUN. Sebab tentu setelah dilantik dalam waktu 90 hari, masih ada upaya-upaya hukum yang ingin menggugat. Mulai sekarang belajarlah peraturan perundang-undangan baik itu menyangkut desa, dana desa dan lain sebagainya,” terangnya.

Sedangkan Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengungkapkan perkembangan kasus Covid-19 varian Omicron saat ini sedang naik. Butuh keterlibatan dari semua pihak, salah satunya kepala desa agar kasus Covid-19 varian Omicron ini bisa ditekan.

“Kepala desa mempunyai peran penting untuk mengurangi penyebaran kasus Covid-19. Mulai dari disiplin menerapkan protokol kesehatan hingga mendukung penuh program vaksinasi Covid-19 di desanya masing-masing. Apalagi saat ini Kabupaten Probolinggo masuk ke level 3,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro
Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya
Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB