Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen

- Admin

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mencatatkan kinerja positif dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Realisasi pendapatan daerah dilaporkan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan, yakni mencapai Rp6,46 triliun atau sebesar 110,51 persen dari target awal sebesar Rp5,85 triliun.

Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bojonegoro dalam agenda penyampaian Nota Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2025 di hadapan jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro.

Dalam pemaparannya, Bupati menjelaskan bahwa nota pertanggungjawaban ini merupakan ringkasan eksekutif (executive summary) dari realisasi anggaran. Penjelasan detailnya telah dimuat dalam dokumen Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang terbagi ke dalam tiga buah buku laporan keuangan, termasuk di dalamnya laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas, hingga laporan keuangan BUMD.

“Secara umum, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2025 terealisasi sebesar Rp1,14 triliun atau 107,77 persen dari target sebesar Rp1,06 triliun. Jika dibandingkan dengan tahun 2024, PAD kita mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp202,84 miliar atau tumbuh 21,48 persen,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Harga Gabah Bikin Petani Menjerit, Bupati Bojonegoro Gerak Cepat

Rincian capaian PAD tersebut bersumber dari Pajak Daerah sebesar Rp268,88 miliar (111,76%), Retribusi Daerah sebesar Rp565,59 miliar (100,44%), Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp147,06 miliar (99,73%), serta Lain-lain PAD yang Sah sebesar Rp165,67 miliar (146,13%).

Selain PAD, sektor Pendapatan Transfer yang ditujukan untuk mengurangi ketimpangan pendanaan dan layanan publik juga menunjukkan kinerja yang memuaskan. Realisasi pendapatan transfer mencapai 111,12 persen, atau sebesar Rp5,32 triliun dari target Rp4,78 triliun.

Jumlah tersebut meliputi Transfer Pemerintah Pusat sebesar Rp5,17 triliun (111,17%), yang di dalamnya mencakup Bagi Hasil Pajak sebesar Rp2,20 triliun (124,21%), DAU sebesar Rp1,01 triliun (97,38%), serta DAK sebesar Rp444,10 miliar (98,86%).

Sementara itu, Transfer Antar-Daerah dari Pemprov Jawa Timur terealisasi sebesar Rp145,66 miliar atau mencapai 109,70 persen.
Beralih ke sisi belanja, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaporkan realisasi di beberapa sektor utama. Di antaranya, Belanja Pegawai terealisasi sebesar Rp1,83 triliun, Belanja Barang dan Jasa terealisasi Rp1,35 triliun (81,50%), Belanja Hibah Rp277,57 miliar (85,01%), Belanja Bantuan Sosial Rp114,44 miliar (66,96%), Belanja Bantuan Keuangan Rp1,61 triliun (98,61%), serta Belanja Bagi Hasil yang terealisasi penuh 100 persen sebesar Rp35,92 miliar.

Baca Juga:  Demi Keselamatan Penumpang, Komunitas Guru PPPK Gugus 2 Gili Raja Sumbang Layar Perahu

Dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya terealisasi sebesar Rp2,02 triliun atau 100,02 persen dari target.

Di akhir tahun anggaran 2025, akumulasi SiLPA yang tercatat di antaranya meliputi SiLPA BLUD sebesar Rp980,50 miliar, sisa dana BOS Pusat Rp152 juta, BOK Rp908 juta, sisa DAU (kelurahan, pendidikan, kesehatan, PU) sebesar Rp9,69 miliar, sisa dana DBH-CHT Rp6,16 miliar, sisa DAK Non-Fisik Rp3,40 miliar, sisa insentif fiskal Rp2,10 miliar, serta sisa efisiensi belanja sebesar Rp1,90 triliun.

Baca Juga:  Polda Jatim Dapat Bantuan Alat Kesehatan Dari Universitas Negeri Surabaya

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan kabar bangga atas keberhasilan Pemkab Bojonegoro dalam mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 12 tahun berturut-turut, terhitung sejak tahun 2014 hingga 2025.

Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pimpinan dan anggota legislatif, jajaran Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah mendukung jalannya roda pemerintahan.

“Kami menyadari masih ada kekurangan yang perlu dibenahi. Segenap permasalahan daerah tentu tidak bisa selesai dalam waktu singkat dan memerlukan proses tahapan yang menyesuaikan kapasitas anggaran. Namun, kami berkomitmen agar program pembangunan ke depan dapat terus meningkatkan derajat kesehatan, kecerdasan, dan kesejahteraan demi mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” pungkas Bupati.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru