Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

- Admin

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan logistik di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep tahun 2024 mulai menunjukkan perkembangan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memastikan proses penyidikan masih terus berjalan dan dalam waktu dekat akan memasuki tahapan ekspose di tingkat Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Nislianudin, MH, melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Sumenep, Endro Riski Erlazuardy, MH, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah menunggu jadwal pelaksanaan ekspose bersama Kejati Jawa Timur.

Menurut Endro, informasi tersebut diperolehnya langsung dari Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) yang telah melakukan pembahasan dengan Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.

Baca Juga:  Melalui DBHCHT, Pemkab Sumenep Akan Bangun KIHT di Guluk-Guluk

“Saya sudah mendapatkan informasi dari Kasi Pidsus kalau kasus ini sudah dibahas dengan Bapak Kajari, dan akan segera ditingkatkan ke ekspose dengan Bapak Kajati Jatim. Tinggal menunggu jadwal saja,” ujar Endro Riski Erlazuardy kepada media ini, Kamis (25/6/2026).

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa perkara dugaan korupsi pengadaan logistik KPU Sumenep yang selama ini dinilai berjalan lambat, kini mulai memasuki tahapan yang lebih konkret dalam proses penegakan hukum.

Sebelumnya, sejumlah kalangan masyarakat dan media massa terus mempertanyakan perkembangan kasus tersebut, salah satunya dari Sekjen Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI), Sulaisi Abdurrazaq, menurutnya proses penyelidikan dan pendalaman bahkan perkara ini telah lama naik ke penyidikan, namun belum ada penetapan tersangka maupun keterangan resmi yang detail mengenai hasil penyidikan yang dilakukan oleh Kejari Sumenep.

Baca Juga:  Sejumlah Tim Bakal Pantau Penggunaan DBHCHT di Pamekasan

“Dengan adanya rencana ekspose dengan Kejati Jawa Timur, publik berharap penanganan kasus ini segera menemukan titik terang. Tahapan ekspose sendiri merupakan bagian penting dalam proses penanganan perkara tindak pidana korupsi untuk membahas hasil penyidikan, kelengkapan alat bukti, serta menentukan langkah hukum selanjutnya” ujarnya.

Sulaisi menegaskan, kasus dugaan korupsi pengadaan logistik KPU Kabupaten Sumenep tahun 2024 menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan penggunaan anggaran negara dalam penyelenggaraan pesta demokrasi.

“Oleh karena itu, masyarakat berharap proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel” tandasnya.

Baca Juga:  Bersama Lawan Pandemi, PMII STAIM Tarate Rela Patungan Untuk Beri Bantuan Sembako Pada Masyarakat

Kejari Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus mengusut perkara tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku. Saat ini, seluruh pihak masih menunggu jadwal resmi ekspose di Kejati Jawa Timur sebagai tahapan lanjutan dalam penanganan kasus yang menjadi sorotan masyarakat itu.

Perkembangan terbaru ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait kelanjutan penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan logistik KPU Sumenep.

“Dengan masuknya perkara ke tahap ekspose di Kejati Jawa Timur, diharapkan proses penegakan hukum dapat berjalan lebih cepat dan memberikan kepastian hukum kepada publik” pungkas Sulaisi.

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang
Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning
Lautan Penonton NDX AKA di Bojonegoro Tetap Kondusif, Ini Rahasia Pengamanan AKBP Yenni
Dibalik Kemewahan Gelaran Sound Horeg: Warga Bayemgede Buka Bobrok Tata Kelola APBDes
TACO dan Robries Ubah Limbah HPL Menjadi Furniture, Pamerkan di IBT Surabaya 2026
Dinilai Sudutkan Profesi Jurnalis, ASN Kecamatan Malo Berikan Klarifikasi
Warga Bayemgede Bojonegoro Gelar Aksi Demo, Desak Sekdes Dicopot dari Jabatan
Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat

Kamis, 17 September 2026 - 21:34 WIB

Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Berita Terbaru