Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep

- Admin

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah yang tidak ringan.

Salah satu persoalan yang mencuat adalah dugaan rangkap jabatan perangkat desa yang belakangan menjadi sorotan publik.

Kasus yang paling menyita perhatian adalah dugaan rangkap jabatan yang melibatkan Mursalin, Sekretaris Desa (Sekdes) Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken.

Mursalin disebut menjabat sebagai Sekdes sekaligus Kepala PAUD Darul Hikmah di desa yang sama.

Persoalan tersebut sebelumnya mendapat sorotan dari DPRD Sumenep, kalangan mahasiswa, hingga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

Namun, berkembangnya respons publik di media sosial justru memunculkan dugaan bahwa kasus serupa tidak hanya terjadi di Pagerungan Besar.

Baca Juga:  Rumah Kades Paliat Sapeken Sumenep Hangus Terbakar

Dalam unggahan akun TikTok KanalNews.id yang membahas dugaan rangkap jabatan tersebut, sejumlah warganet mengaku mengetahui kasus serupa di wilayah lain.

Akun bernama @Yakyung llg menulis komentar yang mengundang perhatian publik.

“Pagerungan Kecil juga ada yang seperti itu,” tulis akun tersebut. Rabu (24/6/2026).

Tak hanya itu, akun lain bernama @A-1 juga mengaku mengetahui dugaan serupa di wilayah berbeda.

“Di Kecamatan Ambunten ada juga oknum sekdes yang merangkap jabatan kepala sekolah,” tulis akun tersebut.

Komentar-komentar tersebut belum dapat diverifikasi kebenarannya. Namun, kemunculannya menunjukkan adanya keresahan publik terkait dugaan rangkap jabatan yang melibatkan perangkat desa.

Baca Juga:  Satpol-PP Bangkalan Gelar Operasi Rokok Ilegal di Sejumlah Pasar

Sejumlah netizen bahkan meminta pemerintah daerah melakukan pendataan menyeluruh terhadap perangkat desa yang diduga memiliki jabatan ganda.

Mereka menilai persoalan tersebut tidak boleh berhenti pada satu kasus semata.

Jika benar terjadi secara luas, maka fenomena itu berpotensi menjadi persoalan tata kelola pemerintahan desa yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Situasi ini menjadi tantangan awal bagi Achmad Dzulkarnain yang baru dilantik sebagai Kepala DPMD Sumenep pada Selasa malam, 23 Juni 2026.

Publik kini menunggu langkah dan kebijakan yang akan diambil DPMD untuk memastikan seluruh perangkat desa bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Sejumlah Rumah Warga Gersik Putih Sumenep Direndam Air

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, belum memberikan penjelasan resmi terkait munculnya dugaan rangkap jabatan perangkat desa di sejumlah wilayah.

Di sisi lain, Mursalin selaku Sekdes Pagerungan Besar yang menjadi sorotan dalam kasus ini juga masih memilih bungkam.

Konfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp yang dikirim redaksi belum mendapat respons hingga berita ini ditayangkan.

KanalNews.id tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (*)

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru