Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

- Admin

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

i

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Perkara dugaan tindak pidana korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep kini memasuki tahap penting dalam proses persidangan. Setelah serangkaian agenda pemeriksaan saksi dan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, kasus tersebut dijadwalkan memasuki agenda pembacaan tuntutan pada awal bulan depan.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sumenep, Endro Rizki Erlazuardy membenarkan perkembangan tersebut saat dikonfirmasi media. Menurutnya, saat ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) tengah menyusun dan mematangkan materi tuntutan berdasarkan seluruh fakta hukum yang terungkap selama proses persidangan berlangsung.

“Perkara BSPS saat ini sedang dalam proses penyusunan tuntutan. Jika tidak ada perubahan jadwal, awal bulan depan akan masuk agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Tipikor Surabaya,” ujar Endro, Kamis (25/6/2026).

Fakta Persidangan Menjadi Dasar Penyusunan Tuntutan

Sebelumnya, para terdakwa dalam perkara dugaan korupsi BSPS telah menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Dalam sidang yang berlangsung pekan lalu, para terdakwa menyampaikan berbagai keterangan dan fakta yang menurut mereka berkaitan dengan perkara yang sedang diperiksa.

Baca Juga:  Ban Pecah, Toyota Innova Reborn Seruduk Kendaraan Lain

Menurut Endro, seluruh keterangan yang disampaikan terdakwa di hadapan majelis hakim merupakan bagian dari fakta persidangan yang sah dan telah dicatat dalam berita acara persidangan.

“Apa yang disampaikan para terdakwa di hadapan majelis hakim merupakan fakta persidangan yang telah tercatat dan menjadi bagian dari proses pembuktian di pengadilan,” jelasnya.

Ia menegaskan, semua fakta yang muncul selama persidangan akan menjadi bahan pertimbangan bagi jaksa dalam menyusun tuntutan maupun bagi majelis hakim dalam memutus perkara.

Tahapan Krusial Menuju Putusan

Agenda tuntutan merupakan salah satu tahapan paling penting dalam proses peradilan tindak pidana korupsi. Pada tahap ini, Jaksa Penuntut Umum akan memaparkan analisis hukum terhadap seluruh alat bukti, keterangan saksi, keterangan ahli, dokumen, serta fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.

Selain itu, jaksa juga akan menyampaikan penilaian mengenai peran masing-masing terdakwa, tingkat keterlibatan dalam perkara, serta besaran kerugian negara yang menjadi bagian dari dakwaan.
Karena itu, penyusunan tuntutan dilakukan secara cermat dan mendalam agar seluruh aspek hukum dapat dipertanggungjawabkan di hadapan majelis hakim.

Baca Juga:  Di Tengah Pendemi Covid-19, Tukang Becak di Sampang Menjerit

“Tim penuntut umum sedang menggodok materi tuntutan berdasarkan seluruh fakta yang terungkap selama persidangan,” kata Endro.

Menjadi Sorotan Publik

Kasus dugaan korupsi BSPS di Kabupaten Sumenep sejak awal menjadi perhatian masyarakat. Program BSPS sendiri merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam meningkatkan kualitas rumah agar menjadi lebih layak huni.

Karena menyangkut anggaran negara yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, proses hukum dalam perkara ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Masyarakat berharap penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum.

Pengungkapan kasus ini juga dinilai penting sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dan pengawasan terhadap pelaksanaan program-program bantuan pemerintah agar tepat sasaran dan bebas dari praktik penyimpangan.

Baca Juga:  Geger, Kerangka Manusia Ditemukan di Tepi Pantai

Menunggu Pembacaan Tuntutan

Dengan berakhirnya agenda pemeriksaan terdakwa dan sebagian besar tahapan pembuktian, fokus persidangan kini tertuju pada agenda pembacaan tuntutan yang dijadwalkan berlangsung awal bulan depan.

Setelah tuntutan dibacakan, persidangan akan berlanjut dengan agenda pembelaan atau pledoi dari pihak terdakwa dan penasihat hukumnya. Selanjutnya akan dilaksanakan replik, duplik, hingga pembacaan putusan oleh majelis hakim.

Kejaksaan Negeri Sumenep memastikan akan terus mengawal jalannya persidangan hingga perkara dugaan korupsi BSPS tersebut memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Sementara itu, publik Kabupaten Sumenep masih menantikan bagaimana sikap Jaksa Penuntut Umum dalam tuntutannya nanti, yang akan menjadi salah satu penentu arah akhir penanganan kasus dugaan korupsi program BSPS yang selama ini menyita perhatian masyarakat.

Lima terdakwa dalam kasus dugaan korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep adalah Risky Pratama, Amin Arif Santoso, Wildanun Mukhalladun, Heri Wahyudi, dan Noer Lisal Anbiyah.

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru