Gandeng Pemerintah Daerah, Polres Probolinggo Menggelar Kejuaraan Pencak Silat

- Admin

Kamis, 4 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Gandeng Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan KONI, Polres setempat menggelar kejuaraan pencak silat Kapolres Probolinggo Cup 2022 yang dilaksanakan di GOR Sasana Krida Kota Kraksaan.

Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Probolinggo Cup 2022 ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Kamis (4/8/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Akhmad Sruji Bahtiar, Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Probolinggo dr. Mansur, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo serta keluarga besar Polres Probolinggo.

Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Probolinggo Cup 2022 ini diikuti oleh 155 orang atlit terdiri dari 105 orang putra dan 50 orang putri. Mereka berasal dari 22 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Hanya Kecamatan Sumberasih dan Wonomerto yang tidak mengikuti kejuaraan tersebut.

Kegiatan ini bertujuan sebagai ajang silaturahim dan meningkatkan kerukunan perguruan pencak silat di Kabupaten Probolinggo. Sekaligus mencari bibit-bibit atlit cabang olahraga tenis meja guna persiapan mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Jawa Timur Cup 2022.

Baca Juga:  Kerapan Sapi di Pangarengan Sampang Diduga Langgar Prokes, Tim Satgas Covid-19 Abai?

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengatakan setiap bangsa pasti memiliki warisan yang dapat dibanggakan, termasuk bangsa Indonesia yang terdiri dari ribuan suku memiliki banyak warisan dari para leluhur baik berupa budaya, adat istiadat bahkan sampai pada pola hidup. Salah satu warisan bangsa Indonesia adalah pencak silat.

“Sebagai warisan leluhur, pencak silat menjadi jati diri bangsa Indonesia dan sudah sepantasnya jika pencak silat diajarkan kepada seluruh warga masyarakat. Bahkan bila perlu sejak usia dini serta kepada generasi muda penerus bangsa demi menjaga kelestarian pencak silat itu sendiri,” katanya.

Disadari atau tidak jelas Plt Bupati Timbul, saat ini kegemaran para remaja dan mungkin sebagian besar generasi muda lebih senang menyalurkan kesenangan dan menghabiskan waktu pada gadget. Boleh dikata sangat kecil bahkan tidak ada kepedulian terhadap seni bela diri pencak silat.

Baca Juga:  Wartawan di Madina Diduga Dianiaya Anggota Ormas, Diduga Terkait Pemberitaan Tambang Ilegal

“Melalui kesempatan ini saya ucapkan terima kasih kepada Kapolres Probolinggo beserta jajarannya yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pemikirannya untuk melestarikan pencak silat dengan digelarnya kejuaraan semacam ini. Mudah-mudahan momentum ini dapat merangsang para pendekar dan praktisi pencak silat untuk lebih menghidupkan serta melestarikan pencak silat di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda,” jelasnya.

Plt Bupati Timbul menambahkan suatu hal yang penting dalam kejuaraan ini adalah semangat untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Menang atau kalah bukanlah suatu tujuan utama, melainkan untuk saling mengenal dan memperkaya hasanah pencak silat serta membina dan melatih jiwa sportivitas,” terangnya.

Sementara Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menyampaikan keikutsertaan para atlit pencak silat ini merupakan upaya untuk menyamakan persepsi dari para atlit yang ada di seluruh Kabupaten Probolinggo dengan membawa nama masing-masing kecamatan untuk bertanding sebagai sarana menyaring atlit-atlit hebat di Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  Gelar Coffe Morning, Kapolda Jatim Imbau Masyarakat Gunakan Masker

“Dari keberagaman perguruan pencak silat di Kabupaten Probolinggo ini semuanya menjadi satu dalam membawa nama daerah masing-masing. Inilah tujuan diadakan kejuaraan pencak silat ini,” ujarnya.

Kapolres menerangkan keberagaman dan perbedaan ini jangan dijadikan sebagai musuh dan penghalang untuk meraih prestasi.

“Jadikan ini sebagai khasanah untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang berbudaya dan mampu melahirkan atlit pencak silat terbaik yang menjadi kekhasan dari perguruan masing-masing,” jelasnya.

Lebih lanjut Kapolres mengharapkan kegiatan ini bisa memupuk rasa persaudaraan serta persatuan dan kesatuan yang tinggi. Kalah dan menang adalah hal yang biasa, yang penting bertandinglah secara sportif untuk meraih prestasi.

“Harapan kami nanti atlit pencak silat ini bisa meraih prestasi-prestasi di bawah pembinaan Pemkab Probolinggo. Tentunya bisa menyaring atlit berprestasi dan mencetak atlit-atlit pencak silat dunia yang menjadi kekhasan Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Ditahan Imbang Tanjung Verde, Ini ‎Skuad Spanyol di Piala Dunia 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru