Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

- Admin

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pimpinan DPRD Sumenep merasa kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, banyak kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menghadiri rapat pembahasan bersama komisi-komisi DPRD.

Kekecewaan tersebut mencuat di tengah pembahasan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung pada Rabu-Kamis (5–6/8/2026).

Sebelumnya, agenda pendahuluan telah dilaksanakan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Wakil Ketua DPRD Sumenep, Dulsiam, menilai ketidakhadiran sejumlah pimpinan OPD bukan sekadar persoalan teknis, melainkan mencerminkan kurangnya penghormatan pemerintah daerah terhadap lembaga legislatif.

Baca Juga:  Nekat Palsukan Hasil Rapid Test, Mahasiswa Asal Jember Ditangkap Polda Jatim

“Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Pimpinan DPRD sebelumnya sudah menyurati Bupati agar kepala OPD hadir dalam rapat pembahasan bersama komisi. Namun surat tersebut seolah tidak diindahkan,” tegas Dulsiam.

Menurutnya, pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD merupakan agenda konstitusional yang sangat strategis karena menjadi dasar penentuan arah kebijakan dan alokasi anggaran daerah.

Oleh sebab itu, kehadiran kepala OPD dinilai penting untuk memberikan penjelasan secara langsung kepada anggota DPRD.

Dulsiam juga menyoroti adanya kegiatan lain yang digelar Pemkab Sumenep pada waktu yang bersamaan, yakni lomba memasak dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga:  Daftar ke KPU Sumenep, Berkas Paslon Fauzi-Eva Sudah Lengkap

“Inilah yang membuat kami kecewa. DPRD sedang melaksanakan agenda resmi pembahasan anggaran yang sangat penting, tetapi di saat yang sama eksekutif justru menggelar kegiatan lain. Seolah-olah pembahasan anggaran bukan menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan seremonial seperti lomba memasak memang memiliki nilai kebersamaan.

Namun, menurutnya, agenda pembahasan APBD jauh lebih penting karena berkaitan langsung dengan pelayanan publik, pembangunan daerah, dan kesejahteraan masyarakat.

“Silakan kegiatan Agustusan dilaksanakan, tetapi jangan sampai mengorbankan agenda konstitusional. Pembahasan APBD menyangkut kepentingan masyarakat luas, sehingga harus menjadi prioritas bersama,” katanya.

Baca Juga:  Meski Terlambat Datang ke Lokasi Kebakaran, Petugas Damkar Sampang Tak Mau Disalahkan

Dulsiam berharap Bupati Sumenep segera melakukan evaluasi terhadap kedisiplinan kepala OPD agar setiap agenda resmi DPRD mendapat perhatian dan penghormatan yang semestinya.

“Kami ingin membangun kemitraan yang baik antara legislatif dan eksekutif. Namun kemitraan itu harus dibangun atas dasar saling menghargai. Jangan sampai DPRD yang menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan justru dipandang sebelah mata,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait alasan ketidakhadiran sejumlah kepala OPD dalam rapat pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 bersama komisi-komisi DPRD.

Penulis : Arifin

Editor : Putri

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Kamis, 24 September 2026 - 00:35 WIB

Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro

Senin, 21 September 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat

Jumat, 18 September 2026 - 00:07 WIB

Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’

Kamis, 17 September 2026 - 21:34 WIB

Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar

Berita Terbaru