INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

- Admin

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP,  SUARABANGSA.co.id — Institut Kariman Wirayudha Sumenep (INKADHA) memperkuat komitmennya dalam mengembangkan pendidikan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui sinergi strategis bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara INKADHA dan BAZNAS sebagai langkah konkret membangun kerja sama yang berkelanjutan di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi umat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS, Ahmad Rahman, S.Pd.I. Rektor INKADHA, Zainollah, M.Pd., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Zainorrahman, M.E. serta Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah. Muhni, S, E,.M,M. Kehadiran para pimpinan tersebut menunjukkan keseriusan kedua lembaga dalam mengoptimalkan potensi pendidikan tinggi sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi syariah dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Ahmad Rahman, S.Pd.I. menyampaikan bahwa kerja sama dengan INKADHA diharapkan dapat menjadi ruang strategis untuk memperluas kontribusi zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Setelah Beralih Menjadi Institut, Lima Tahun ke Depan STIT Al Karamiyah Optimis Jadi Universitas

Sinergi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi dinilai penting, khususnya dalam menghadirkan program yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga mampu mendorong kemandirian dan produktivitas masyarakat.

Sementara itu, Rektor INKADHA Zainollah, M.Pd., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kerja sama dengan BAZNAS menjadi bagian dari upaya (INKADHA) untuk memperkuat implementasi pendidikan berbasis praktik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan ekonomi syariah.

Dukungan terhadap kerja sama tersebut juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (INKADHA) . Zainorrahman, M.E. Menurutnya, sinergi INKADHA dan BAZNAS memiliki peluang besar untuk mengembangkan berbagai kegiatan akademik dan pemberdayaan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Polda Jatim Gelar Vaksinasi Merdeka Semeru Bagi Penyandang Disabilitas dan ODGJ

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam siap mengambil peran melalui pengembangan keilmuan, riset, pelatihan, serta pendampingan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Muhni, S, E,.M,M. menyampaikan bahwa MoU ini dapat menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam memahami praktik pengelolaan zakat, ekonomi syariah, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan magang, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun program pemberdayaan ekonomi berbasis syariah.

Baca Juga:  Perusahaan Provider Diduga Tidak Gubris Regulasi dan Aturan Pemkab Bojonegoro

Melalui MoU ini, INKADHA dan BAZNAS diharapkan dapat mengembangkan berbagai program kolaboratif, seperti beasiswa pendidikan, literasi zakat dan ekonomi syariah, penelitian, pelatihan kewirausahaan, pendampingan UMKM, pengabdian kepada masyarakat, serta program pemberdayaan ekonomi mustahik.

Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam membangun jembatan antara dunia akademik dan lembaga pengelola zakat. Dengan mengintegrasikan kekuatan pendidikan, riset, dan pemberdayaan ekonomi, INKADHA dan BAZNAS optimistis dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dari kampus untuk umat, dari sinergi menuju kemandirian. MoU INKADHA dan BAZNAS diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam melahirkan generasi yang unggul, berintegritas, memiliki jiwa kewirausahaan, serta mampu berkontribusi terhadap terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian ekonomi umat.

Penulis : Yahya

Editor : Putri

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru