Angka Kriminalitas di Sumenep Naik Dari Tahun Sebelumnya

- Admin

Selasa, 29 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Jika dibandingkan dengan tahun 2019, kasus kriminal di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur meningkat pada tahun 2020.

Kenaikan angka kriminalitas pada tahun 2020 naik 10 persen dari 2019.

Tahun 2020 ini, setidaknya ada 493 kasus kriminal di Kabupaten Sumenep. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2019 yang berada di angka 372 kasus. Artinya, ada peningkatan 34 kasus.

Dari sekian kasus itu, pada tahun 2020 ada 333 kasus yang berhasil diungkap Korp Bhayangkara. Angka ini juga meningkat dari tahun 2019 yakni 264 kasus. Artinya, kasus yang diungkap meningkat 26 kasus.

Baca Juga:  Tim Inovasi Jatim Datangi 2 SD di Kecamatan Dungkek

Kapolres Sumenep, AKBP Darman menjelaskan, dari sekian kasus yang diungkap pada tahun 2020 ini, saat ini sudah ada 311 tersangka. Tak hanya jumlah kasus, jumlah tersangka juga meningkat dari tahun 2019 yang hanya ada 269 tersangka.

Darman mengatakan, dari sekian kasus yang diungkap tahun 2020 tersebut, didominasi oleh kasus pencurian kendaraan bermotor. Kasus ini terdapat 61 kasus, meningkat 10 kasus dari tahu 2019 yang terdapat 51 kasus.

Berikutnya, yakni kasus penganiayaan yang mencapai 55 kasus. Kasus inipun juga meningkat dari tahun 2019 yang terdapat 48 kasus. Tahun 2020, kasus penganiayaan yang diungkap Polisi sebanyak 41 kasus. Sedang tahun 2019, ada 36 kasus.

Baca Juga:  Optimalkan PPKM Mikro, Polda Jatim Perketat Penjagaan Pos Perbatasan

Tak hanya jumlah kasus, juga ada beberapa kasus yang menjadi perhatian masyarakat selama tahun 2020 ini. Kasus-kasus tersebut, diantaranya kasus beras oplosan dengan tersangka seorang perempuan berinisial L.

Darman menjelaskan, maraknya tindakan kriminal di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini ditengarai karena faktor ekonomi. Terlebih, tahun ini sedang terjadi pandemi Covid-19 yang sangat berdampak pada pendapatan masyarakat.

“Salah satunya karena faktor ekonomi. Karena kita tahu sekarang terjadi pandemi yang berdampak pada pendaparan masyarakat,” katanya saat konferensi Pers di Mapolres Sumenep, Selasa (29/12).

Baca Juga:  Sebanyak 26 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Job Market Fair Sumenep

Darman meyakini, jika pandemi ini segera berakhir, maka kasus kriminal di tahun 2021 dapat ditekan dan diminimalisir.

“Kita yakin, tahun 2021 nantinya angka kriminal ini bisa menurun drastis,” pungkasnya.

Berita Terkait

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Semarak Puncak HJB ke-349: Diwarnai Tari Kolosal Mliwis Putih dan Sayembara Balon Berhadiah Kambing
Api Abadi Jangan Padam! Setyo Wahono Patok Target Ekstrem Sebelum Masa Jabatan 2029 Habis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB