Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?

- Admin

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pekerjaan proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng Sumenep disorot. Pasalnya, pekerjaan proyek dengan dana ratusan juta itu diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Indikasinya, penggunaan besi untuk tiang pancang diduga tidak sesuai standar. Di mana sebagian menggunakan ukuran besi di bawah 13. Selain itu, rabat beton lantai disinyalir tidak menggunakan wiremesh (ram besi) tapi memakai besi lonjoran biasa.

“Dugaan sementara dalam pembangunan KDKMP di Desa Meddelan tidak sesuai spesifikasi teknis yang sudah direncanakan di awal,” kata salah tokoh pemuda Meddelan, yang meminta namanya tidak disebutkan.

Baca Juga:  Mahasiswa STIT Al Karimiyyah Gondol Medali di Ajang SH CUP Se-Madura

Menurut dia, ukuran diameter besi ada sebagian yang tidak memenuhi standar, yakni tidak mencapai 13 mm. Otomatis, ini mengurangi kualitas pekerjaan. “Itu di konstruksi tiang pancang dan balok,” ungkap pria dengan penampilan santai itu.

Sementara yang paling kentara, Dia menuturkan, pada pekerjaan rabat beton lantai. Di mana menggunakan besi lonjoran yang spasinya tidak terlalu rapet. Padahal, idealnya menggunakan wiremesh.

“Rabat beton itu butuh kokoh karena akan ada truk yang mau lewat dengan bahan muatannya. Wiremesh itu menjadi kejutan rabatnya. Tapi, malah menggunakan besi yang diikat sendiri. Tentu saja, ketahanan dan kekokohannya diragukan,” tuturnya.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Safari Ramadhan di Desa Sumuragung

Bahkan, pihaknya juga masih menemukan kejanggalan lainnya seperti pada plaster gedung dan ketebalan balok dan slop yang sudah dibangun itu.

“Masih terus kami dalami kesesuaian RAB nya,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta pekerjaan proyek KDKMP Desa Meddelan ini bisa dievaluasi atas dugaan yang ditemukan.

“Memang ini masih dugaan, tapi perlu ditelusuri secara mendalam oleh pihak berwenang,” tegasnya.

Sementara Mandor Proyek Masturi enggan memberikan komentar. Bahkan, pihaknya mengaku jika pelaksanaan sudah dialihkan ke orang lain.

“Orang lain yang bekerja,” katanya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Silaturahim dengan BIN

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

Lindungi Lahan Pertanian dan Industri, Bojonegoro Godok Revisi RTRW
Perdami Jatim Gelar Baksos Operasi Katarak di RSUD Padangan, Tekan Angka Kebutaan di Bojonegoro
RSUD Padangan Gelar Baksos Operasi Katarak, Dinkes Bojonegoro Dorong Peningkatan Layanan dan Naik Kelas
Puncak Hari Jadi Bojonegoro ke-349, RSUD Padangan Bebaskan Biaya Operasi Katarak dan Obat-obatanya
DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terbaru