Alat Berat Rusak Pipa PDAM, Dinas PU Bojonegoro Tetap Bungkam Demi Kejar Target Proyek Akhir Tahun

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Kerusakan pipa PDAM kembali terjadi di tengah proyek pembangunan trotoar dan pemasangan U-Ditch di Jalan Pattimura, Kecamatan Bojonegoro.

Pipa distribusi berukuran 6 inci milik Perumda Air Minum Tirta Buana jebol akibat aktivitas penggalian alat berat, memutus pasokan air bersih ke sejumlah wilayah perkotaan selama lebih dari tiga hari.

Ironisnya, insiden ini bukan kejadian tunggal. Proyek infrastruktur bernilai Rp50,8 miliar yang tersebar di sembilan titik itu berjalan tanpa papan informasi proyek yang jelas, membuka ruang dugaan kurangnya transparansi dan lemahnya koordinasi antarinstansi.

Direktur Perumda Tirta Buana, M. Khoirul Anwar, mengonfirmasi bahwa jebolnya pipa terjadi akibat pengerjaan U-Ditch.

Baca Juga:  Beyond Reality: Exploring the Future of Gaming with Virtual Reality Technology

“Kerusakan kami klaimkan ke Dinas PU. PDAM hanya mengoperasikan jaringan. Biaya perbaikan dan konsekuensi kerusakan menjadi tanggung jawab PU,” tegasnya.

Tim teknis PDAM bergerak cepat menambal kebocoran, sementara tangki air keliling dikerahkan untuk menolong warga yang terdampak kekeringan air bersih akibat proyek tersebut.

Data dari LPSE Bojonegoro menunjukkan proyek drainase dan U-Ditch ini bernilai Rp50,8 miliar dengan pelaksanaan di:
Jalan Pattimura
Jalan Panglima Polim
Dan titik lain di kawasan perkotaan.

Namun, meski nilai proyek jumbo, koordinasi teknisnya justru dinilai kerdil. Pipa PDAM telah beberapa kali menjadi korban pengerjaan tanpa survei peta jaringan terdahulu—praktik yang semestinya tidak terjadi pada proyek bernilai puluhan miliar rupiah.

Baca Juga:  Peringati HUT RI, Warga Gang Depo Kelurahan Sumbang Bojonegoro Dihujani Hadiah

Ketiadaan papan proyek makin mempertebal kecurigaan publik:
Proyek besar kok tanpa identitas? Anggarannya jelas, tapi pengelolaannya kabur?

Beberapa warga Jalan Pattimura mengaku frustasi:
Tak bisa mandi, Tak bisa mencuci
Persediaan air habis, Bergantung sepenuhnya pada kiriman tangki.

“Air mati sejak tiga hari. Katanya pipa kena alat proyek lagi. Sampai kapan begini terus?” keluh seorang warga.

Kerusakan pipa akibat proyek penggalian bukan hal baru. Kasus serupa sering terjadi di daerah lain—dan Bojonegoro tampaknya mengikuti pola yang sama: pembangunan dikebut, tetapi koordinasi diabaikan.

Baca Juga:  Laksanakan Cipkon, Polsek Bubutan Tindak 32 Pelanggar

PDAM menegaskan perlunya koordinasi ketat sebelum menggali, termasuk:
Cek peta jaringan utilitas Penandaan jalur pipa Pendampingan teknis PDAM Pengawasan lapangan yang disiplin

Tanpa itu, kejadian seperti ini pasti terulang. Dan yang paling dirugikan selalu sama: warga.

Pembangunan infrastruktur memang penting. Tetapi ketika proyek bernilai besar berjalan tanpa papan proyek, tanpa koordinasi, dan menyebabkan layanan vital seperti air bersih lumpuh selama berhari-hari, publik wajar mempertanyakan:

Manajemen proyeknya yang kurang cakap, atau pengawasannya yang benar-benar longgar?

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PU belum memberikan keterangan resmi terkait insiden kerusakan pipa tersebut.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Mangkrak 40 Tahun, Sengkarut Tukar Guling TKD Campurejo Bojonegoro Bergulir ke DPRD, Bupati Diminta Turun Tangan
Pastikan Nataru Aman, Kapolres Bojonegoro Cek Kesiapan Personel di Pospam dan Posyan
Pantau Keamanan dan Keselamatan, Satgas Kamladu Banyuwangi Patroli di Perairan Muncar
Proyek Bondo Bodowoso “PENDOPO ASPIRASI DPRD Bojonegoro” Anggaran Fantastis Keselamatan Pekerja Tak Terjamin
Ketika Nyawa Seorang Nenek di Sumenep Berahir di Tangan Cucunya
Bupati dan Wabup Bojonegoro Hadiri Syukuran Wiwit Massal Panen Raya
Sopir Se-Bojonegoro Gelar Aksi Damai di Depan DPRD, Suarakan Enam Tuntutan Krusial
Temuan BPK, BPJS dan Dinkes Bojonegoro Harus mengembalikan Kelebihan Bayar Tahun Anggaran 2023
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 11:28 WIB

Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:25 WIB

Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:38 WIB

Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

SMSI Sumenep Minta Kasi PAUD/TK Diknas Transparan Soal Dana BOP di Sapeken

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Kadisdik Sumenep Panggil Kepala Sekolah dan Guru Honoror yang Diduga Selingkuh

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Pencairan BOP PAUD/TK Dinas Pendidikan Sumenep Menjadi Sorotan

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:15 WIB

Siswa Berprestasi SMK Al Karimiyyah Dapat Beasiswa Sedekah Sampah

Berita Terbaru