Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARABANGSA.co.id – Kongres Projo 2025 yang di selenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat, Isu dorongan agar Projo berubah menjadi partai politik mencuat dalam Kongres ke-III Relawan Projo di Jakarta. 31/10/2025.

Kongres ke-III dihadiri relawan dari berbagai provinsi dari Dewan Pimpinan Daerah dan DPC Projo di Indonesia, yang di selenggarakan pada tanggal 1 sampai 2 November 2025 di Grand Sahid jaya hotel.

Mustakim Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Bojonegoro, menegaskan penolakan terhadap wacana tersebut dan meminta Projo tetap berstatus Organisasi Masyarakat (ormas).

Baca Juga:  Masyarakat Inginkan KH. Kholilurrahman Kembali Memimpin Pamekasan, Ini Tanggapannya

Masih menurut Ketua Projo Bojonegoro, Mustakim, menyatakan bahwa perubahan bentuk organisasi bukan aspirasi relawan di daerah.
Dan hal ini sama saja akan menjauhkan jarak antara relawan dengan Jokowi dan Prabowo.

“Projo sejak awal adalah ormas. Relawan ingin Projo tetap menjadi ormas dan tidak diarahkan menjadi partai, dan irisan-irisan yang tergabung di Projo terbangun dan terbentuk dari beberapa partai yang selama ini mengusung Presiden Prabowo Subianto dan Mas Gibran” ujarnya.

Ia menegaskan keputusan organisasi harus berdasarkan suara anggota, bukan kepentingan politik pihak tertentu. Yang ingin adu domba dan mengalihkan isu program-program Prabowo Gibran selama ini yang sedang berjalan.

Baca Juga:  Babak Akhir Sengketa Pilbup Sampang, KPU Segera Tetapkan Bupati Terpilih

“Relawan ingin berdemokrasi secara sehat. tidak berbasis ujaran kebencian dan hoax serta fitnah,tapi bagaimana kedepan Pemerintahan Pak Presiden Prabowo dan mas Gibran ini lebih baik, dalam menghadapi bonus demografi” tambahnya.

Selain membahas arah organisasi, sejumlah relawan dari Sumatra hingga Papua mengeluhkan kenaikan harga tiket pesawat mencapai lebih dari 50 persen menjelang pelaksanaan kongres di Jakarta. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan sebagian peserta dari daerah untuk hadir tepat waktu.

Panitia memastikan agenda kongres tetap berjalan sesuai jadwal dan menyatakan bahwa kehadiran peserta dari seluruh Indonesia tetap memenuhi kuorum.

Baca Juga:  Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Kongres ke-III ini juga menyoroti agenda jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045, termasuk pendidikan politik, pemberdayaan masyarakat, dan tantangan demografi.

Kegiatan ditutup dengan pernyataan sikap bahwa Projo tetap berstatus organisasi masyarakat, dan seluruh kebijakan strategis harus diputuskan melalui musyawarah relawan.

Penulis : Mus

Editor : Putri

Berita Terkait

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas
Desa Bandungrejo Bojonegoro Belum Ada Tahapan Pilkades PAW, Warga Berharap Pilkades Reguler
PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus
KPU Bojonegoro Akan Segera Proses PAW Dua Anggota DPRD
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB