Relawan Tolak Projo Menjadi Partai, Mustakim: Arah Organisasi Tetap Ormas Yang setia di garis rakyat

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARABANGSA.co.id – Kongres Projo 2025 yang di selenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat, Isu dorongan agar Projo berubah menjadi partai politik mencuat dalam Kongres ke-III Relawan Projo di Jakarta. 31/10/2025.

Kongres ke-III dihadiri relawan dari berbagai provinsi dari Dewan Pimpinan Daerah dan DPC Projo di Indonesia, yang di selenggarakan pada tanggal 1 sampai 2 November 2025 di Grand Sahid jaya hotel.

Mustakim Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Bojonegoro, menegaskan penolakan terhadap wacana tersebut dan meminta Projo tetap berstatus Organisasi Masyarakat (ormas).

Baca Juga:  Sebanyak 29 dari 38 DPC Projo se-Jatim Usulkan Prabowo dan Gibran di Pilpres 2024

Masih menurut Ketua Projo Bojonegoro, Mustakim, menyatakan bahwa perubahan bentuk organisasi bukan aspirasi relawan di daerah.
Dan hal ini sama saja akan menjauhkan jarak antara relawan dengan Jokowi dan Prabowo.

“Projo sejak awal adalah ormas. Relawan ingin Projo tetap menjadi ormas dan tidak diarahkan menjadi partai, dan irisan-irisan yang tergabung di Projo terbangun dan terbentuk dari beberapa partai yang selama ini mengusung Presiden Prabowo Subianto dan Mas Gibran” ujarnya.

Ia menegaskan keputusan organisasi harus berdasarkan suara anggota, bukan kepentingan politik pihak tertentu. Yang ingin adu domba dan mengalihkan isu program-program Prabowo Gibran selama ini yang sedang berjalan.

Baca Juga:  Logistik Pilkades Serentak di Probolinggo Sudah Dikirim dari Tingkat Kecamatan

“Relawan ingin berdemokrasi secara sehat. tidak berbasis ujaran kebencian dan hoax serta fitnah,tapi bagaimana kedepan Pemerintahan Pak Presiden Prabowo dan mas Gibran ini lebih baik, dalam menghadapi bonus demografi” tambahnya.

Selain membahas arah organisasi, sejumlah relawan dari Sumatra hingga Papua mengeluhkan kenaikan harga tiket pesawat mencapai lebih dari 50 persen menjelang pelaksanaan kongres di Jakarta. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan sebagian peserta dari daerah untuk hadir tepat waktu.

Panitia memastikan agenda kongres tetap berjalan sesuai jadwal dan menyatakan bahwa kehadiran peserta dari seluruh Indonesia tetap memenuhi kuorum.

Baca Juga:  Imbas PPKM Darurat, Pemkab Sumenep Tunda Pilkades Serentak

Kongres ke-III ini juga menyoroti agenda jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045, termasuk pendidikan politik, pemberdayaan masyarakat, dan tantangan demografi.

Kegiatan ditutup dengan pernyataan sikap bahwa Projo tetap berstatus organisasi masyarakat, dan seluruh kebijakan strategis harus diputuskan melalui musyawarah relawan.

Penulis : Mus

Editor : Putri

Berita Terkait

Desa Bandungrejo Bojonegoro Belum Ada Tahapan Pilkades PAW, Warga Berharap Pilkades Reguler
PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung
Buka Muswil PKB Jatim, Cak Imin Ajak Kader Dekat dengan Rakyat
Puncak Harlah Golkar Bojonegoro, Dihadiri Bupati Bojonegoro
Akis Jazuli Nahkodai DPD Nasdem Sumenep, Ini Kometmen
Tok, DPRD Sampang Setujui Penetapan Dua Raperda Sekaligus
KPU Bojonegoro Akan Segera Proses PAW Dua Anggota DPRD
Rancangan Teknokratik RPJMD Lima Tahun, Pemkab Sampang Bahas Isu dan Sasaran Penting
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:56 WIB

Pimpin Upacara Hari Otoda dan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bojonegoro Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:29 WIB

Babak Baru Sengketa TKD Belun: Kades Jono Sebut Status Tanah ‘Celengan’ kegunaan Tergantung Kebijakan Desa

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:57 WIB

Aset Desa Terancam, Badan Aset Bojonegoro Ikut Bungkam: Bola Panas Sengketa Tanah Belun Temayang Kini Mengarah ke Jalur Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:23 WIB

Komitmen Dukung Ekosistem Halal, Bupati Setyo Wahono Terima Penghargaan dari Halal Metric UB

Berita Terbaru