Kapolsek dan Dinas Pariwisata Bojonegoro Menyangkal Ada Penjarahan dan Pengrusakan saat Olimpiade Matematika di Gedung Serbaguna

- Admin

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Polemik olimpiade yang sempat viral dan masih menyisakan pertanyaan, apa yang di sampaikan oleh Pihak Saryta Menegement, awal ada konflik terkait gaduhnya acara tersebut. Rabu 10/12/2025 Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Terkait dugaan penjarahan serta ancaman dengan senjata tajam saat kericuhan pada ajang Olimpiade Matematika, kali ini kembali diluruskan oleh aparat kepolisian dan pihak dinas Pariwisata yang gedung di pakai oleh Saryta menegement.

Kapolsek Kota, AKP Agus Elfauzi, menegaskan kepada awak media Suara bangsa, saat itu Kapolsek ada di tempat kejadian, bahwa cerita yang disampaikan oleh Saryta menegement tidak ada, aksi bawa Sajam dan penjarahan itu tidak ada, dan saya menenang masa Karena masa meminta uang nya kembali dan banyak yang mencari anak nya yang belum ketemu.
Dan saya lihat piala dan hadiah saat itu ada, meskipun saat itu Ita Puspitasari tidak ada ditempat.

Baca Juga:  Hadiri Harlah NU ke-99, Ketua PWNU Jatim Ajak Warga Nahdliyin di Sampang Tetap Berpedoman pada Aswaja

“Wak itu saya berada di lokasi. Saya pastikan ketika saya berada di lokasi tidak ada penjarahan dan tidak ada pengancaman menggunakan senjata tajam,” tegas AKP Elfauzi.

Kapolsek kota yang akrab dipangil Ndan fauzi menjelaskan, bahwa saat kejadian, dirinya bersama 12 personel Polsek Kota mengamankan kegiatan sehingga seluruh situasi dapat terpantau langsung.

Menurutnya, kericuhan sempat membuat suasana memanas, namun masih dapat dikendalikan.

“Bahkan saya bersama anggota sempat memegang mikrofon untuk menenangkan massa. Anggota juga sempat mengoperasikan laptop untuk menghidupkan mikrofon,” ujarnya.

Baca Juga:  Mengenal Ledre, Cemilan Khas Bojonegoro

Ia juga menambahkan, pihaknya saat ini fokus pada pengembalian dana kepada peserta.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Welly Fritama.
Ia memastikan hingga kini tidak ada laporan kerusakan pada gedung serbaguna yang digunakan sebagai lokasi olimpiade.

“Kalau memang pintu didobrak, tentu ada kerusakan. Dan kalau ada kerusakan, pasti sudah ada laporan ke saya. Sampai saat ini belum ada laporan apa pun,” tegas Welly.

Penjelasan ini disampaikan pihak kepolisian dan Disbudpar menanggapi keterangan penyelenggara olimpiade matematika saat dimintai penjelasan terkait pengembalian dana dalam pertemuan di Gedung Pemkab Bojonegoro.

Dalam pertemuan tersebut, panitia menyebutkan kesulitan menelusuri data pengembalian karena laptop dan berkas-berkas diklaim dijarah massa, serta ada anggota panitia yang disebut mendapat ancaman dengan senjata tajam.

Baca Juga:  Acara Ulang Tahun BPR Bojonegoro, mulai jadi Rasan-Rasan Gens Z

Pihak kepolisian dan Disbudpar berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, pelaksanaan Olimpiade Matematika tingkat MI/SD di Gedung Serbaguna Bojonegoro, Minggu (07/12/2025), berakhir ricuh. Hampir 8.000 peserta dari berbagai sekolah dasar memadati lokasi tanpa pengaturan teknis dan manajemen keramaian yang memadai.

Ketiadaan alur masuk–keluar, minimnya petugas lapangan, serta pintu gedung yang dibuka tanpa koordinasi membuat ribuan anak keluar secara bersamaan.

Kondisi ini menyebabkan banyak peserta terpisah dari orang tua hingga memicu kepanikan, tangisan, serta desak-desakan di sejumlah titik.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Berita Terbaru