Mobil Siaga Desa Lengkong Diduga Digunakan Untuk Belajar Nyetir, Netizen: Penyalahgunaan Fasilitas

- Admin

Senin, 9 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Mobil Siaga Milik Desa Lengkong, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur viral di media sosial.

Viral bukan soal pelayanannya untuk Masyarakat Desa yang membutuhkan, namun mobil siaga tersebut berada di lapangan Ngampel, yang diduga digunakan untuk belajar mengendara oleh anak kecil.

Video tersebut viral di salah satu group Facebook dari Postingan akun Gayus Tambunan, di salah satu Group Medsos di Bojonegoro, akun Gayus Tambunan Sudah Taubat tersebut dari telusur awak media SUARABANGSA.co.id kurang lebih sudah tayang lebih dari 15 jam.

Dalam postingan tersebut juga di

unggah kan, Beredar video yang begitu kurang jelas seorang anak kecil sedang belajar mengendarai mobil siaga, seperti sedang belajar nyetir dengan memutari lahan luas yang terhampar seperti di lapangan terbuka, di desa Ngampel.

Unggahan dengan caption,
“Lokasi kejadian di lapangan Ngampel. Tulisan mobil siaga masih ada, tetapi yang di desa Lengkong dicopot, ada apa gerangan?”

Positif berpikir saja, mungkin lem stikernya kurang kuat.” Bunyi ungahan postingan tersebut.

Dan dari pengalian awak media SUARABANGSA beberapa komentar dari Nitizen menuliskan salah satunya Akun @Mon lebih kritis dalam analisa nya terkait hal tersebut dalam cuitan nya,

Baca Juga:  Sebanyak 200 Warga di Bojonegoro Terima Bantuan RTLH dari PT Imza Rizki Jaya

@Mon, Penyalahgunaan Fasilitas Negara Terhadap Penggunaan Mobil Siaga Di Luar Kepentingan, Berdasarkan UU No 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau dipidana penjara paling singkat 1 (satu) Tahun dan paling lama 20 tahun.

Masih di Postingan Gayus ada juga Akun @Frenta Putra Admaja cuitan nya bertanya, Lengkong ndi iku om? (Red:Lengkong mana itu om ?)

Akun @Homarr Vosta, mobil siaga ada pengawasan sebenar nya nanti tau sendiri ke lanjutan nya,

Akun @Kakean Cangkem, Lak Yo dadi mobil pribadi ora mobil deso.
(Red: lak jadi mobil pribadi, bukan mobil desa).

Akun @Gurah Syafakallah Syifaan Ajilan,
Tulis komentar masih di Postingan Gayus,penak nggone digae latian mobil,
(Red:Enak tempat nya dibuat latihan mobil)

Yang lebih menegaskan lagi kalau Mobil Siaga tersebut milik Desa Lengkong Kecamatan Balen Bojonegoro, Akun @Achmad Cahyono, ngetack ke akun Cipto Multimedia, seng duwe Lengkong kie, (red: Yang punya Lengkong ini).

Baca Juga:  60 Desa Siltapnya Tak Cair, AKD akan Lakukan Mediasi Lagi Dengan DPRD Bojonegoro

Akun@Putra Umpill cuitannya juga kritis, Mungkin AE AP blajar gae mobille Dewe Eman nek bujat. Bujat bujat lah nek gak mobille. Sak umpomo rusak. Seng ndandakno wong deso. Duwek kas doso.

(Red: Belajar dengan mobil nya sendiri sayang sekali, kuatir rusak, rusak tidak apa-apa kalau bukan mobil nya, seandainya rusak yang menserviskan orang desa, uangnya desa)

Dan Akun Mon mentuit lagi menjawab beberapa Nitizen, @Mon, Penyalahgunaan Fasilitas.

Dengan Viralnya mobil tersebut Kepala Desa Lengkong Kecamatan Balen Drs Ahmad Sholikin saat dikonfirmasi lewat pesan singkat di HP-nya, meminta awak media untuk konfirmasi yang meviralkan Video tersebut.

Kepala Desa mengatakan yang benar bukan anak kecil, tapi yang benar orangnya kecil umurnya sudah 58 tahun dan tingginya 151 Cm, jadi yang upload salah menduga.

Kepala desa juga mengatakan bahwa keliling-keliling habis ganti oli, hal tersebut dianggap tidak bersalah.

“Takon sing moral no (red:tanya yang meviralkan) itu salah menduga… Sing bener wong cilik.. (red: yang benar orangnya kecil) bukan bocah cilik wong umure 58 th… (Red:bukan bocah kecil orang umurnya 58 tahun) tinggine 151 cm.. muter bar ganti oli. opo yang salah? (Red: keliling habis ganti oli, apa yang salah ?)” tulis chatnya saat dikonfirmasi awak media.

Baca Juga:  Ketum Projo Dilantik Jadi Menteri Koperasi, DPC Projo Bojonegoro Tasyakuran

Lebih lanjut, Kepala desa Lengkong juga agak kesal dan sedikit Nada emosi dalam chat nya saat di konfirmasi lebih lanjut, agar Awak media untuk bisa menjelaskan kegunaannya mobil siaga, karena kepala Desa merasa lulusan Mts/SMP.

“Jajal jelasno aku. ? Opo sih kegunaannya mobil itu? Mohon aku dijelasno lurah ko cukup Mts/SMP. Perlu Jen pinterno..mesti pinter jenengan ..” ungkapnya.

Camat Balen Biyanto, S.E., MAP saat dikonfirmasi oleh Awak media SUARABANGSA.co.id menyatakan Mobil siaga tidak diperbolehkan untuk main-main di jam kerja mau pun di luar jam kerja, dan mobil siaga Harus selalu standby di balai desa agar masyarakat bisa memanfaatkannya.

“Pengelolaan mobil siaga desa, seharusnya tidak boleh untuk main-main pada jam kerja. Bahkan diluar jam kerja. Melainkan untuk standby dan melayani bila ada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Imbuhnya, saat disingung biaya perawatan Subiyanto hal tersebut mengatakan, bersumber dari APB-Desa, dan Bulan ini pihak kecamatan akan memberikan materi terkait kegunaan mobil siaga dalam Konfrensi kepala Desa se kecamatan Balen dalam bulan-bulan ini,

“Materi pengelolaan mobil siaga desa akan saya masukkan dalam konferensi kepala desa bulan ini,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional
SDN Tanjungharjo IV Bojonegoro Padukan Konsep Modern dan Agamis, Kades Tegaskan Dukungan Pendidikan
Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C
Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:57 WIB

Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Percobaan Pembunuhan dan Kekerasan Pada Istri Siri

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Polres Pamekasan Ringkus 5 Pelaku Curanmor

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Demi Menyambung Hidup, Warga Blora Curi Rel Kereta Api di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Polsek Warun Pamekasan Ringkus Pelaku Pencurian Tabung Gas dan BBM

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Peras Kepala Dispendik Jatim, Dua Anggota Ormas Diamankan Polda Jatim

Senin, 8 Desember 2025 - 13:36 WIB

Kronologi ABG 13 Tahun di Sampang Disetubuhi Tiga Remaja

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:06 WIB

Pria di Sampang yang Sebar Konten Asusila ke Guru Ditangkap di Camplong

Berita Terbaru