DPRD Bojonegoro Akan Buat Perda Inisiatif Soal Limbah

- Admin

Sabtu, 10 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id –Dengan Munculnya beberapa Rumah sakit dan perusahaan-perusahaan yang di Bojonegoro, ternyata limbah Industri (red:Sampah plastik dan sampah limbah cair) dan limbah B3 mengancam lingkungan dan masyarakat Bojonegoro, terutama lingkungan dan Pertanian serta Sumber mata air warga Bojonegoro, Provinsi Jawa timur, Sabtu 10/5/2025.

Hal tersebut Disikapi oleh Mitro’atin selaku Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro dari Fraksi Golkar, dengan kondisi munculnya Pabrik-pabrik yang ada di Bojonegoro, Terkait Limbah itu tidak bisa dipungkiri, entah limbah rumah tangga atau limbah industri, dan bagaimana limbah itu nantinya bisa dikelola oleh pihak-pihak lingkungan dan pertanian, dan bagaimana peran Dinas lingkungan Hidup (DLH) selama ini.

Baca Juga:  Ada Fee untuk Guru, Begini Komentar Dua Lembaga yang Menaungi Pendidikan di Bojonegoro

“Kita akan diskusi terkait limbah itu bersama DLH, bagaimana limbah itu agar bisa dimanfaatkan lingkungan dan pertanian,” terangnya.

Saat disingung terkait ada beberapa perusahaan swasta dan pihak Puskesmas serta rumah sakit yang belum tepat mengelola limbahnya, Mitro’atin Wanita yang akrab dipangil Bunda tersebut mendesak agar perusahaan mau pun yang lain nya mematuhi aturan dan regulasi pemerintah.

“Bagaimana pun Pihak perusahaan-perusahan besar yang ada dibojonegoro, harus benar-benar memperhatikan dalam pengolahan limbahnya, bagaimana untuk bisa di manfaatkan pertanian atau lingkungan, dan bisa di daur ulang,misal limbah air kalau belum ada ipal nya, ya dibuatkan ipalnya dulu, limbah yang bisa didaur ulang juga harus dibuatkan tempatnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Bandel! Warga Desa Taddan Camplong Ini Nekat Gelar Dangdutan Saat PPKM Darurat

Imbuhnya, dengan adanya beberapa perusahaan yang mulai melanggar perjanjian dan rekomendasi dengan DPRD, serta ada beberapa perusahaan yang ternyata tidak mematuhi aturan pemerintah, maka sesegera mungkin DPRD akan membuat Perda inisiatif terkait limbah.

“Mungkin kita akan membuat perda, dan mengusulkan perda Inisiatif DPRD, atau kita diskusikan dengan eksekutif nantinya,” pungkas nya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:47 WIB

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:32 WIB

Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Berita Terbaru