DKP Jatim Gelar Raker FPD di Kota Batu, Serap Aspirasi Daerah Majukan Sektor Kelautan dan Perikanan

- Admin

Senin, 14 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Muhammad Isa Anshori, A.T.D., MT baju putih

i

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Muhammad Isa Anshori, A.T.D., MT baju putih

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur mengadakan Rapat Kerja dalam rangka Forum Perangkat Daerah (Raker FPD) untuk menyerap aspirasi daerah dalam menyusun Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan, Kamis, 10 April 2025.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Muhammad Isa Anshori, A.T.D., MT menyebut, dengan adanya Raker FPD maka sinergitas antara stakeholder bisa terjalin sehingga sektor kelautan dan perikanan di wilayahnya semakin maju.

“Hal itu sesuai visi Gubernur Jawa Timur, mewujudkan Jawa Timur yang lebih adil, makmur, unggul dan berkelanjutan. Terutama di sektor Kelautan dan Perikanan,” tegas Isa Anshori dalam sambutannya.

Baca Juga:  Tanaman Hias di Jantung Kota Sumenep Kering, DPRKP dan Cipta Karya Abai?
MOU antara stakeholder sektor kelautan dan perikanan Provinsi Jawa Timur

Pada kesempatan itu, Isa menyampaikan potensi maupun sejumlah tantangan dalam memajukan sektor kelautan dan perikanan.

Ia menyebut, Jawa Timur menyimpan potensi besar di sektor kelautan dan perikanan. Luas area budidaya perikanan tawar saat ini di Jawa Timur kata Isa, tercatat seluas 44.018 hektar tersebar di 38 kabupaten kota. Lalu budidaya perikanan payau sebesar 48.905 hektar berada di 22 kabupaten kota. Untuk budidaya perikanan laut, luasannya mencapai 209.160 hektar terdapat di 18 kabupaten kota.

Dengan didukung besaran sumberdaya tersebut, Jawa Timur dikenal sebagai lumbung ikan terbesar secara nasional.

“Bahkan total produksi perikanan tangkap di Jawa Timur tertinggi secara nasional selama berturut-turut selama lima tahun terakhir,” ujar Isa Anshori.

Baca Juga:  Disediakan Pemerintah, Penampungan Air di Taman Wiyata Bahari Sampang Hilang Dicuri

Terkait produksi garam, Isa merinci, didukung panjang garis pantai hingga 3,5 ribu kilometer. Jawa Timur saat ini sanggup memproduksi 1.009.001 ton garam per tahun. Berikutnya untuk produksi perikanan tangkap saat ini sebesar 622 ribu ton dan produksi ikan budidaya sebanyak 1,4 juta ton.

Capaian itu menurutnya, berkat kerja keras pemerintah bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk para nelayan serta masyarakat.

Kendati demikian, Isa memandang bahwa sektor kelautan dan perikanan masih menghadapi tantangan. Seperti perubahan iklim, rusaknya terumbu karang, kebijakan efisiensi anggaran oleh Pemerintah Pusat.

Suasana Raker FPD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur di Batu, Malang

Oleh sebab itu, Isa kembali menegaskan mengenai pentingnya berinovasi, bersinergi dan bekerjasama untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan di Jawa Timur.

Baca Juga:  Diskominfo Sumenep Gelar Fasilitasi Tinjauan Lapangan Implementasi Smart City

“Meski kita terkendala efisiensi, saya minta kinerja kita jangan sampai turun. Terus berinovasi dan bersinergi,” tutup dia.

Diketahui, Raker FPD berlangsung di Aula Instalasi Perikanan Budidaya Punten, Sidomulya, Kota Batu.

142 peserta hadir di acara tersebut, termasuk Kepala DKP Jatim Muhammad Isa Anshori, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur Hj. Anik Maslachah, S.Pd, M.Si, perwakilan dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Jawa Timur, perwakilan Dinas yang membidangi perikanan Kabupaten/Kota se-Jatim, akademisi hingga kelompok masyarakat.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru