Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

- Admin

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Bojonegoro-Tuban, Eko Wahyudi, memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Ketahanan Pangan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Hari Sabtu 9/5/2026.

Langkah ini dinilai sebagai strategi jitu untuk memperkuat kedaulatan pangan lokal sekaligus menyukseskan program nasional.

Eko Wahyudi menilai, kehadiran BUMD Pangan akan mengisi celah yang selama ini belum terjangkau secara maksimal oleh Perum Bulog karena keterbatasan struktur birokrasi yang bersifat sentralistik.

“Struktur Bulog itu kan dari pusat, sehingga setiap wilayah memiliki peluang dan hambatan yang berbeda-beda. Saya mengapresiasi Pemkab Bojonegoro yang mampu menangkap peluang ini. BUMD bisa memetakan dan menindaklanjuti tantangan di lapangan secara lebih lincah,” ujar Eko kepada Suara Bangsa, Sabtu (9/5).

Baca Juga:  Diduga Galian Ilegal, Tambang Batu di Gondang Diduga Dibekingi Oknum Petugas

Lebih lanjut, politisi senayan ini menjelaskan bahwa keberadaan BUMD tersebut sejalan dengan visi Asta Cita Presiden. Menurutnya, distribusi dan penyerapan hasil tani harus dipastikan berjalan lancar dari tingkat kementerian hingga ke level kabupaten/kota.

“BUMD ini bisa menjadi instrumen percepatan untuk menjaga tiga hal krusial: kestabilan produksi, ketersediaan stok, dan stabilitas harga. Jangan sampai fungsi penyerapan tanaman pangan terhambat,” tegasnya.

Terkait potensi persaingan dengan investor besar seperti Wilmar dan perusahaan lainnya, Eko Wahyudi memandangnya sebagai dinamika ekonomi yang positif. Baginya, luasnya wilayah Indonesia membutuhkan banyak kolaborasi untuk memacu pertumbuhan per kapita.

Baca Juga:  Pura-pura Mau Beli, Warga Sumenep Ini Bawa Kabur Motor Orang

“Semakin banyak kompetisi yang positif, pertumbuhan akan semakin cepat. Namun, pemerintah harus hadir melalui regulasi. Jangan sampai ekskalasi ini malah merugikan masyarakat petani. Regulasi harus memastikan kelompok tani yang masih tertinggal bisa tetap produktif dan tidak tergilas,” imbuhnya.

Eko berharap BUMD Pangan mampu menjadi stimulan bagi ekonomi mikro di Bojonegoro. Jika performa ekonomi di tingkat bawah sudah sehat dan mandiri, hal tersebut akan mempermudah tugas pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Konstruksi berpikir kita adalah bagaimana performa mikro ini meningkat. Jika sektor bawah sudah kuat, stabilitas pangan kita secara otomatis akan jauh lebih kokoh,” pungkasnya kepada Suara Bangsa.

Baca Juga:  Polsek Kalitidu Bojonegoro Berbagi Takjil Nasi Bungkus bagi Warga

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru