Mau Beli Mobil Baru di Tengah Efisiensi, Ketua DPRD Bojonegoro Mendapat Sorotan

- Admin

Jumat, 14 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Viralnya Ketua Dewan DPRD Bojonegoro dan Wakil-wakil nya yang akan beli Mobil Dinas baru menjadi kasak-kusuk di beberapa kelompok petani mau pun di komunitas Relawan Prabowo – Gibran.

Relawan Rejo semut ireng dan Relawan Pro Jokowi (DPC Projo) Bojonegoro, menyikapi Pembelian Mobil Dinas untuk Ketua-Ketua dan Wakil nya, disaat Pemerintahan Prabowo Subianto melakukan Efisiensi anggaran, dari Hulu sampai hilir, Jumat 14/3/2025 Bojonegoro provinsi Jawa timur.

Lulus Setiawan dari Rejo semut ireng mengatakan apa yang dilakukan oleh wakil wakil rakyat tersebut sangat menyakiti hati Rakyat, mobil 5 tahun yang lalu masih bagus dan layak kenapa ingin ganti yang baru dan lebih mahal dari yang lama, ini sama saja menyakiti hati rakyat Bojonegoro, sedangkan Rakyat Bojonegoro ini sedang menanggung dari Dampak Efisiensi anggaran, ekonomi sulit, harga panen petani yang tidak imbang dengan harga pupuk, dan yang menariknya Eksekutif Infonya Bupati sudah “Hold” tidak ingin memakai mobil baru, dan Sementara menghentikan pembelian mobil baru,

“Seyogja nya, DPRD Bojonegoro se irama dengan Bupati, meskipun DPRD adalah kontroling Eksekutif, kalau Bupati tidak ya mestinya ya tidak, dan pembelian Mobdin itu tidak perlu dipaksakan, kalau di paksakan ada apa dengan APBD 2024 dan P-APBD 2025 kemarin,” terangnya.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Lakukan Saresehan 108 Desa yang Mengalami Kekeringan

Lanjutnya, masih banyak hal yang harus di kontrol oleh DPRD Bojonegoro, terkait pertanian, kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, terkait pupuk petani yang kedepan berbeda Penangananya bukan seperti tahun yang lalu, saat Presiden Prabowo Subianto mencanangkan kan Ada koperasi untuk petani di tiap desa.

“Mestinya DPRD lebih fokus pada kesejahteraan nya Masyarakat kawasan hutan dan sekitar hutan, apalagi mereka kemarin juga mendapat musibah banjir bandang, habis ini mereka siap siap tanam juga butuh pupuk, petani petani itu perlu di pikir dan disejahterakan, bukan memikirkan persoalan beli mobil baru, Menurut saya, terkait pembelian mobil dinas baru untuk Ketua DPRD tersebut sangat menyakiti hati rakyat Bojonegoro,” terangnya.

Hal yang sama juga di sampaikan oleh Sugeng Sekti Handoyo selaku Sekertaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Bojonegoro,Sugeng Prihatin Dengan rencana Pembelian Mobil Dinas oleh Ketua DPRD Bojonegoro, ditengah program Presiden Prabowo Subianto sedang lakukan Efisiensi Anggaran Hulu sampai Hilir dan menyiapkan Makan siang Gratis, serta pencegahan Korupsi dari hulu sampai hilir, Kok DPRD Bojonegoro Ingin Beli Mobil Baru Untuk Ketua dan Wakil ketua, ini tidak mencerminkan efisiensi anggaran.

Baca Juga:  Rapat Resmi PHK Sepihak PT Berkah Abadi Ice Molor Dua Jam, Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro Pilih Bungkam

Imbuh nya,Disaat Rakyat Bojonegoro sedang kesulitan ekonomi karena APBN juga belum jelas dari Januari sampai februari, hal tersebut pasti juga berimbas di APBD Bojonegoro, hal tersebut juga akan berimbas di ekonomi Grassroot (Red: Rakyat kecil).

“Masyarakat desa mungkin bulan-bulan ini panen dan masih bisa bernafas, tapi bagi rakyat yang tidak punya sawah, rakyat miskin kota apa tidak berimbas, sangat berimbas dengan hal tersebut, mestinya dari 2024 kemarin DPRD menyiapkan anggaran hal hal penangulangan masyarakat Miskin Exstrim, karena dengan ada nya efisiensi ini semua terasa, mestinya Anggota dewan lebih fokus ke kepentingan Rakyat, bukan pembelian mobdin yang jauh dari kepentingan Rakyat,” harapnya.

Saat disingung terkait Bupati Bojonegoro soal mobil dinas Bupati “Hold” dan sementara akan menghentikan, lelaki yang akrab dipangil Sugeng mengatakan saya pikir Anggaran tersebut tidak dibelanjakan mobdin dan dihentikan saja biar menjadi Silpa, meskipun di taruh di P-APBD 2025, kalau itu memaksa dan dipaksakan di belanjakan Mobdin ada apa dengan pembelian Mobdin 2025.

Baca Juga:  Hari Kedua, Penyaluran CBP Bantuan Pangan Tahap III Tahun 2023 Berjalan Lancar

Banyak hal yang perlu difikirkan oleh Pemkab Bojonegoro, karena sekarang musim hujan uang tersebut bisa dialihkan di kebencanaan, ketika terjadi efisiensi dampaknya di pengangguran muda mau pun tua hal ini juga butuh perhatian dan di anggarkan, pada keluarga miskin baru Masyarakat di sekitar migas dari dampak PHK dari beberapa Cv mau pun kontraktor yang tidak mendapat pekerjaan, dan yang utama bagaimana menekan Inflasi menjelang lebaran petani panen Raya bagaimana tidak terjadi inflasi.

“Saya kira, Mobdin bisa dibatalkan dan anggaranya bisa di silpakan, kalau hal tersebut dilakukan dan di paksakan, ada apa dengan pembelian Mobdin P-APBD 2025, jangan-jangan hal tersebut sama dengan pembelian mobil siaga kemarin di belakangnya penuh kontroversi,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1
Gerakkan Ekonomi Lokal, Bupati Bojonegoro Kick-Off Pasar Murah di Tanjungharjo, Ada Beras Murah hingga Telur KPM Gayatri
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru