Setelah Viral di Purwoasri, Kini Kembali Jadi Sorotan Pembangunan Tower BTS di Kanor Bojonegoro

- Admin

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Dugaan pelanggaran pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) tanpa izin kembali mencuat di Kabupaten Bojonegoro, dan dengan perusahaan yang sama, Daya Mitra telekomunikasi.

Setelah kasus serupa di Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, yang sempat viral, kini awak media mendapat data baru, ada pembangunan menara yang baru di Desa Dusun Puncel, RT 09 RW 02, Kecamatan Kanor, hal yang sama ternyata belum keluar izin dan PBGnya, perusahaan sudah lakukan curi start.

Dalam Viralnya dugaan di balik permainan perizinan dan ada beking orang kuat, Awak media SUARABANGSa.co.id mendapat data yang baru ada pembangunan tower BTS masih dalam tahap pembangunan pondasi, di Desa Pilang, Dusun Puncel, RT 09 RW 02, Kecamatan Kanor yang di lakukan oleh PT Daya mitra Telekomunikasi juga.

Baca Juga:  Dua Paslon Pilkada Sampang 2024 Serempak Pilih Hari Kamis untuk Mendaftar ke KPU

Hal tersebut saat dikonfirmasikan kepada Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro, Joko Tri Cahyono, mengatakan secara tegas bahwa pembangunan tower BTS di Desa Pilang tersebut belum memiliki izin resmi.

“Kalau seperti ini belum,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi lewat ponselnya, saat dikonfirmasi terkait data baru yang awak media temukan.

Camat Kanor Faisol Ahmadi, SH, di konfirmasi selaku Camat Kanor Kabupaten Bojonegoro mengatakan, di Desa Pilang membenarkan ada kegiatan tersebut, namun hal tersebut sudah dilakukan peringatan lewat Satuan Polisi Pamong praja (Satpoll PP) tingkat kecamatan, untuk dihentikan berkegiatan dengan alasan PBG nya belum ada, lagi lagi hal tersebut tidak diindahkan oleh perusahaan mau pun pihak desa.

Baca Juga:  Wakapolda Jatim Minta PBFI Buat Modul Latihan Binaraga Fitness

“Tanggal 17 Juni kemarin sudah kita peringatkan melalui petugas satpol PP kecamatan untuk berhenti sebelum perizinannya lengkap Karena proses PBG nya belum selesai walaupun, dari Dinas PUBMPR Sudah mengeluarkan Informasi Tata Ruang (ITR),Itu sebenarnya Sudah di survei sama dinas PUBMPR sebelum terbit surat ITR,” ungkap mantan Kabag Hukum tersebut saat dihubungi lewat telponnya.

Lanjutnya, Informasi Tata Ruang (ITR) menurut nya bukan lah produk perizinan, dan surat tersebut sebagai pedoman untuk mendapat kan izin PBG semata, namun hal tersebut menjadi acuan para pengusaha untuk melakukan curi start dalam melakukan proses proses perijinan yang ada di Bojonegoro.

Baca Juga:  Pedas Mantap Rica-Rica Dewi Artika, Permata Kuliner di Gerbang Desa Mojodeso

“Dan perlu diketahui, ITR itu bukan produk perizinan, namun hanya sebatas surat yang di terbitkan oleh dinas sebagai pedoman bagi pemohon untuk mengajukan permohonan PBG melalui simbg.pu.go.id,” ucapnya.

“Kalau dulu namanya IMB, dengan PP 16 tahun 2021 tentang pelaksanaan UU bangunan gedung di ganti menjadi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG),” pungkasnya.

Meski diduga kuat belum mengantongi izin lengkap, aktivitas pembangunan Pondasi tower BTS di lokasi tersebut tetap berlangsung tanpa hambatan. Kondisi ini memicu sorotan tajam dari masyarakat yang menilai adanya pembiaran berulang oleh pihak berwenang, dan ada dugaan beking kuat dibelakang perusahaan tersebut.

Saat awak media menghubungi PU Cipta Karya dan Satpoll PP lewat ponsel nya, masih bungkam belum dijawab.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB