Siswa SDN 2 Tamberu Pamekasan Belajar di Rumah Warga

- Admin

Selasa, 16 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Seratus tiga puluh Murid SDN 2 Tamberu, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan, terpaksa harus belajar di Rumah-Rumah Warga di hari pertama masuk Sekolah, pada Senin 15 juli 2024 pagi.

Hal itu terjadi akibat Sekolah SDN 2 Tamberu disegel oleh yang mengaku sebagai ahli waris, sejak awal liburan panjang kenaikan kelas.

“Kita berharap permasalahan ini segera diselesaikan, pagar Sekolah bisa segera dibuka kembali, jika permasalahan ini berlarut-larut bagaimana nasib Anak saya ke depan, saya tidak mau Anak saya ketinggalan pelajaran karena masalah ini, ucap Masyatun salah satu Wali Murid.

Baca Juga:  Pilkades Serentak di Pamekasan, Bupati: Saya Pesan Tiga Poin Sukses

Sementara itu Miftahol Huda Korwilcam Bidikbud Kecamatan Batu Marmar mengatakan, pihaknya bagaimana siswa tetap mendapatkan pelayanan pendidikan yang baik, bagaimana caranya pembelajaran ini tetap berlangsung.

“Sementara ini pembelajaran kita taruh di rumah rumah warga, sampai masalah ini selesai,” ujarnya.

Ditanya sampai kapan proses pembelajaran tersebut dilakukan di Rumah Warga, Miftahol Huda menyampaikan dirinya akan berkoordinasi dengan pihak Sekolah SDN Tamberu 01 untuk kemudian akan dilakukan pembelajaran di sana, meski itu tidak efisien.

“Akan tetapi masalahnya lahan lokal di SDN Tamberu 01 juga sempit, mengingat ada ratusan Siswa yang ikut pembelajaran,” tuturnya.

Baca Juga:  Wali Murid Keluhkan Adanya Pungutan di SMP Negeri 1 Sampang, Ini Nominalnya

“Saya hanya bisa berharap kepada pihak terkait, agar segera bisa mencari solusi untuk permasalahan ini,” imbuhnya.

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan
Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu
Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi
SMSI Sumenep Minta Kasi PAUD/TK Diknas Transparan Soal Dana BOP di Sapeken

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 06:34 WIB

Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:47 WIB

PK PMII INKADHA Pertanyakan Transparansi Pengadaan Lahan Markas Batalyon di Parsanga Sumenep

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:47 WIB

Menguak Gurita Masalah BPR Bojonegoro, Di Balik Konser Band Ungu dan Akhir Jabatan Direktur Utama

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:51 WIB

Dua Pengusaha asal Kalitidu Bojonegoro Berkorban Puluhan Sapi

Berita Terbaru