Pemkab Bojonegoro Fasilitasi 28 Kendaraan Dinas Roda Dua untuk Petugas Pemungutan Pajak

- Admin

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id -Pemerintah kabupaten Bojonegoro melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro memberikan fasilitas kendaraan dinas roda dua bagi Koordinator Pemungutan Pajak di 28 Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Bojonegoro, Nurul Azizah mewakili Pj. Bupati Bojonegoro di Pendopo Malowopati, Rabu sore (29/05).

Hadir dalam penyerahan tersebut Sekertaris daerah(Sekda) Bojonegoro, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kab. Bojonegoro dan Camat se-Kab. Bojonegoro beserta petugas Pemungut Pajak di tiap-tiap kecamatan.

Dalam laporannya, Kepala Bapenda Kabupaten Bojonegoro menjelaskan bahwa kendaraan dinas yang berjumlah 28 unit tersebut adalah pengganti kendaraan dinas yang sejak tahun 2014 digunakan. Besar harapan dapat menunjang operasional pemungutan pajak di masing-masing tingkat kecamatan.

Baca Juga:  KASN Anulir Rekomendasi Mutasi PNS Bermasalah di Bondowoso, Komisi I DPRD: Akrobat

Ibnu Suyuthi juga menambahkan bahwa hasil evaluasi MCP KPK, tunggakan PBB P2 tercatat hampir 1 milyar tiap tahunnya. Jumlah tersebut cukup tinggi, sehingga upaya penambahan fasilitas kendaraan operasional dilakukan untuk dapat menekan angka tunggakan PBB P2 tiap tahunnya.

Nurul Azizah menjelaskan bahwa fasilitas tersebut adalah salah satu upaya untuk memenuhi target Pendapatan Daerah yang mencapai 904M di tahun ini. Selain sumber PBB P2, Sekda juga mengharapkan kemandirian fiskal Kab. Bojonegoro dapat terwujud melalui potensi-potensi daerah.

“Selain Koordinator Pemungutan Pajak di tiap-tiap kecamatan yang harus sering turun berkoordinasi dengan pemerintahan desa, ke dapan Bapenda juga dapat menjadi OPD yang bisa menjelajah potensi-potensi pajak di Kab. Bojonegoro. Kami ingin, target di tahun 2025 pendapatan daerah dapat terealisasi sebesar 950 milyar,” terang Nurul Azizah.

Baca Juga:  Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru