Pemkab Pamekasan Gelar Bazar Beras Murah

- Admin

Minggu, 28 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARANANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan Jawa Timur, kini mulai menggerakkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) setempat, guna menekan harga sejumlah kebutuhan bahan pokok yang akhir-akhir ini terus mengalami kenaikan, Minggu (28/01/2024).

Menurut Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan Masrukin di Pamekasan, salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Pamekasan dalam menekan kenaikan harga kebutuhan bahan pokok dengan menggelar bazar beras murah.

“Sasaran kami beras, karena komoditas ini terus merangkak naik di samping sejumlah kebutuhan bahan pokok lainnya,” katanya .

Baca Juga:  Polres Pamekasan Sita 1025 Botol Miras

Ia menjelaskan bazar beras di Kabupaten Pamekasan digelar sejak 24 Januari 2024 dan akan berlangsung hingga sebulan ke depan, dengan lokasi berbeda.

Harga sejumlah kebutuhan bahan pokok yang mengalami kenaikan akhir-akhir ini di antaranya, beras, minyak goreng dan telor ayam.

Beras premium terpantau Rp14.500 per kilogram, naik Rp500 dibanding harga yang berlaku bulan lalu. Beras medium naik Rp500 per kilogram, dari sebelumnya Rp 12 ribu per kilogram menjadi Rp12.500 per kilogram.

Minyak goreng naik Rp1.000 per liter, dari sebelumnya Rp 14 ribu menjadi Rp 15 ribu per liter, sedangkan telor naik Rp1.000 per kilogram, dari bulan lalu Rp 23 ribu per kilogram menjadi Rp 24 ribu per kilogram.

Baca Juga:  Kabar Maling Tewas Dihakimi Warga di Desa Trasak, Ini Kata Kapolsek Larangan Pamekasan

Pj Bupati Pamekasan Masrukin mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pamekasan, serta hasil pemantauan lapangan secara langsung, kenaikan harga kebutuhan bahan pokok yang terjadi akhir-akhir ini akibat petani belum panen.

“Beras misalnya, saat ini masih tanam semua, dan belum ada yang panen, sehingga pasokan menjadi berkurang, sedangkan kebutuhan meningkat,” katanya.

Karena itu, sambung dia, bazar beras murah yang digelar secara bergantian di masing-masing pasar tradisional yang di Pamekasan itu sebagai upaya untuk menekan kenaikan harga di lapangan.

Baca Juga:  Pulang Merantau, Lansia Asal Palengaan Pamekasan Ini Tidak Punya Tempat Tinggal

Setiap kegiatan, Pemkab Pamekasan menyediakan sebanyak 8 ton beras, Bazar beras murah yang dijual Rp 54 ribu per sak ukuran 5 kilogram ini bekerja sama dengan sejumlah perusahaan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1
Gerakkan Ekonomi Lokal, Bupati Bojonegoro Kick-Off Pasar Murah di Tanjungharjo, Ada Beras Murah hingga Telur KPM Gayatri
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:56 WIB

Pimpin Upacara Hari Otoda dan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bojonegoro Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:29 WIB

Babak Baru Sengketa TKD Belun: Kades Jono Sebut Status Tanah ‘Celengan’ kegunaan Tergantung Kebijakan Desa

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:57 WIB

Aset Desa Terancam, Badan Aset Bojonegoro Ikut Bungkam: Bola Panas Sengketa Tanah Belun Temayang Kini Mengarah ke Jalur Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:23 WIB

Komitmen Dukung Ekosistem Halal, Bupati Setyo Wahono Terima Penghargaan dari Halal Metric UB

Berita Terbaru