Aliansi Suporter Pamekasan Bersama TNI-POLRI Gelar Doa Bersama, Bentuk Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang

- Admin

Selasa, 4 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Aksi solidaritas terhadap kejadian kericuhan di Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022, dilakukan oleh ribuan elemen suporter bola asal Pamekasan bersama TNI-POLRI.

Dengan melakukan doa dan tabur bunga sebagai bentuk belasungkawa serta mengenang tragedi tersebut, ribuan elemen suporter Pamekasan melakukan aksinya di Monumen Arek Lancor, pada Senin (03/10/2022) malam.

Koordinator Lapangan (korlap) Ahmad Sutrisno mengatakan bahwasanya, Aliansi Suporter Pamekasan selain melakukan doa bersama, juga menyatakan sikap bagaimana pihak-pihak terkait entah siapa pun itu, harus bertanggung jawab terhadap keluarga korban yang ditinggalkan, entah nantinya berupa santunan dan lainnya.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Tanda Tangani Perda Laporan Pertanggung Jawaban APBD Tahun 2020

“Kami juga menginginkan adanya investigasi ataupun penyelidikan secara menyeluruh, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali nantinya,” katanya.

Menurutnya kericuhan yang terjadi di Kanjuruhan Malang juga menjadi pembelajaran untuk kita semua, tidak hanya di Pamekasan saja, ataupun di Madura, tapi untuk seluruh suporter yang ada di Indonesia.

Kejadian seperti ini tidak perlu terulang kembali nantinya, fanatisme suporter terhadap Club itu baik, akan tetapi kejadian seperti saat ini tidak patut dicontoh juga.

90 menit di lapangan hanyalah sebuah tontonan yang bersifat untuk menghibur masyarakat, akan tetapi tidak untuk menghilangkan sebuah nyawa.

Baca Juga:  Wajibkan OPD Ciptakan Inovasi, Bupati Targetkan Sampang Jadi Daerah Paling Inovatif

“Sehingga kejadian di Kanjuruhan Malang ini menjadi kejadian yang terakhir di Indonesia, dan tidak akan pernah terjadi lagi di stadion manapun,” imbuhnya.

Berita Terkait

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Pohon Tumbang Timpa Sekolah dan Puluhan Rumah Warga, Satu Orang Terluka
Copet HP Panen di Gelaran Festival ‘SALAK’ Momen Tahunan di Desa Wedi Bojonegoro
Kronologi Lengkap Bocah 5 Tahun di Sampang Tewas Tenggelam di Sungai, Ditemukan Meninggal
Banjir Rendam Permukiman Warga, Jalur Poros Hingga Jalan Nasional di Sampang
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Dalam Kondisi Telanjang di Bendungan Sungaibaru Tegalsari Banyuwangi
Turnamen Sepak Bola AKD Cup 2025 di Bojonegoro Berlangsung Ricuh, Tim dan Panitia Disanksi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB