Hadiri Rakornas Kader PKK 2023, Rosalina Siap Jalankan 10 Program Pokok PKK dan Penanganan Stunting di Tapsel

- Admin

Senin, 11 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI SELATAN, SUARABANGSA.co.id – Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) akan selalu berkomitmen menjalankan seluruh hasil Rapat Koordinasi Nasional Kader PKK, terutama terkait 10 Program Pokok PKK dan penanganan stunting di Tapanuli Selatan.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Ketua TP PKK Tapsel Ny Rosalina Dolly Pasaribu, usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kader PKK di Ballroom Birawa Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (11/9/2023).

“TP PKK Tapsel akan segera menyesuaikan program kerja dengan arahan yang disampaikan pada Rakornas oleh Ketua Umum TP PKK Pusat dan Menteri Kesehatan RI. Ini merupakan sebuah hal yang sangat baik, terutama terkait 10 Program Pokok PKK dan penanganan stunting,” ujar Rosalina.

Lebih lanjut Rosalina mengatakan, dalam menjalankan 10 program pokok PKK di setiap lini hingga tingkat Kelurahan/Desa kami telah memanfaatkan semua kader yang ada demi memperlihatkan eksistensi PKK.

Rosalina mencatat ada beberapa poin penting dari semangat PKK untuk mewujudkan keluarga sejahtera. Salah satunya adalah isu stunting yang semakin menjadi fokus pemerintah.

Baca Juga:  Kabar Baik, Guru Honorer di Pamekasan Dapat Perhatian Serius dari Pemkab

Selain itu, juga pentingnya memaksimalkan keberadaan Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan.

Rosalina juga memastikan bahwa semua kader PKK di Tapsel siap mendukung berbagai program nasional yang berlaku di daerah.

“Secara bertahap kami telah memperkuat koordinasi internal PKK. Kami juga telah menyatukan tujuan dalam melaksanakan program-program ini. Seluruh anggota PKK di Tapsel siap mendukung program Pemerintah Pusat, terutama dalam penanganan masalah stunting,” kata Rosalina.

Salah satu fokus PKK Tapsel adalah menekan angka stunting menuju Tapsel Zero Stunting. Hal ini tercermin dalam upaya PKK Tapsel yang gencar melakukan sosialisasi tentang stunting, yang saat ini menjadi agenda rutin bulanan di semua Kecamatan di Tapsel.

“Kami juga mendengar dengan jelas komitmen Pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan masalah stunting, dan kami di daerah siap untuk mendukung sepenuhnya,” tambah Rosalina.

Baca Juga:  Meski Miliki Kartu Tani, Petani di Torjun Sampang Keluhkan Mahalnya Harga Pupuk Bersubsidi

Sebelumnya, Ketua Umum TP PKK Pusat Ny Tri Tito Karnavian, dalam sambutannya mengajak seluruh TP PKK di tiap daerah untuk bekerja terarah sesuai dengan konsep serta mengacu pada rencana strategis yang sudah dirancang.

“Terkhusus pada program prioritas. Tapi program prioritas ini bisa disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Poin terpenting adalah agar program yang dibuat selalu mengacu pada rencana induk. Berdayakan masyarakat agar program yang telah dirancang bisa terlaksana dengan baik,” kata Ketum PKK.

“Ketua TP PKK di tiap daerah adalah pahlawan. Di tangan ibu-ibu, program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa terlaksana dengan baik,” ujar Tri Tito.

Untuk diketahui bersama, pada Rakornas TP PKK ini juga dirangkai dengan pengukuhan Ketua Umum TP PKK pusat dan provinsi sebagai Ketua Umum Pembina Posyandu.

Dalam pengukuhan tersebut, Tri Tito Karnavian menjelaskan, PKK dan Posyandu merupakan dua lembaga yang berbeda tapi dalam implementasi di lapangan, kegiatan Posyandu dikerjakan juga oleh kader PKK.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Tetap Kirimkan Draft KUA PPAS 2024 dan Raperda APBD 2024 ke Gubernur

“Agar selaras dan kegiatan berjalan optimal, maka mulai saat ini Ketua TP PKK juga secara ex officio menjabat sebagai Pembina Posyandu di daerah,” kata Tri Tito.

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, katanya Kader PKK mempunyai peran penting dalam menjaga masyarakat tetap sehat, terutama dalam mendukung upaya pemerintah untuk menurunkan dan mencegah stunting.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, maka upaya preventif untuk menekan angka stunting di setiap daerah harus lebih kita galakkan lagi. Generasi penerus kita jangan sampai stunting. Karena itu, upaya pencegahan dan penanggulangan adalah hal yang mutlak harus kita laksanakan,” kata Menkes.

Untuk diketahui bersama, Rakornas TP PKK tahun ini mengusung tema ‘Kader PKK dan 10 Program Pokok PKK Melaju Menuju Indonesia Maju’. Dihadiri seluruh Ketua TP PKK Provinsi dan Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Penulis : Rahmat Hidayat

Editor : Putri

Berita Terkait

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1
Gerakkan Ekonomi Lokal, Bupati Bojonegoro Kick-Off Pasar Murah di Tanjungharjo, Ada Beras Murah hingga Telur KPM Gayatri

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru