Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan

- Admin

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Sungguh memprihatinkan nasib Heri (49) warga Dusun Pandan, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, meski umurnya sudah tua tapi badannya seperti bayi, hanya bisa tidur tanpa bisa duduk apalagi berdiri.

Heri dilahirkan dalam keadaan kurang beruntung, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) lebih tepatnya, ia tinggal berdua dengan adik perempuannya setelah orang tua mereka meninggal dunia.

Saniyah (43) adik Heri sampai rela tidak menikah sama sekali, demi untuk merawat sang kakak, karena ia takut ketika menikah maka sang kakak tidak ada yang merawat.

Baca Juga:  Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Karang Penang Sampang Tega Aniaya Orangtua Kandung

“Saya takut kalau menikah, suami saya tidak bisa menerima kakak, takut dipukul-pukul dan dihina,” ucap Saniyah kepada wartawan media ini, saat ditemui di gubuknya pada jumat 24 april 2026 siang.

Saniyah juga bercerita kalau selama ini untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan sang kakak, ia bekerja serabutan sebagai buruh, ketika ada yang menyuruh bekerja maka ia akan terima upah dan bisa makan.

Sedangkan dari Pemerintah baik Desa maupun Kabupaten ia tidak pernah mendapatkan bantuan apapun, dikarenakan terkendala data kependudukannya.

Baca Juga:  Datangi Mapolres Sampang, Aliansi LSM Minta Polisi Usut Tuntas Kasus OTT

“Heri tidak punya KTP sejak lahir, mau gimana lagi lawong kalau ngurus KTP harus ke kantor Capil, sedang kakak harus digendong kalau mau kemana-mana, saya tidak kuat dan tidak punya kendaraan,” ujar Saniyah.

Selain itu, kedua saudara ini tinggal di rumah yang kurang layak, jangankan perabotan rumah, kasur saja mereka tidak punya.

Selama ini mereka tidur di ranjang yang terbuat dari bambu @madura (Lencak), dengan alas karung bekas beras, tanpa bantal, apalagi selimut.

Sedangkan untuk masak sehari-hari ia menggunakan tungku dan kayu bakar, serta perabotan dapur seadanya yang kelihatan sudah sangat usang bahkan tidak layak untuk dipakai.

Baca Juga:  FRPB Pamekasan Terus Bantu Warga saat Banjir

“Hari ini saya masak nasi dengan lauk tahu goreng, syukur Alhamdulillah kakak menerima apa saja yang saya berikan,” cerita Saniyah dengan deraian air mata yang tidak bisa terbendung.

“Saya bisa apa kecuali berdoa kepada Allah SWT, agar selalu diberikan kesehatan sehingga bisa terus merawat kakak,” ujar Saniyah.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru