Gelar Pameran Keris Akik dan Barang Antik, Bupati Sumenep: Memperkenalkan Potensi Kekayaan Budaya

- Admin

Jumat, 25 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala Disbudporapar Sumenep H. Mohamad Iksan meninjau barang-barang antik yang dipamerkan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (24/8/2023). (Foto SK/SUARABANGSA.co.id)

i

Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala Disbudporapar Sumenep H. Mohamad Iksan meninjau barang-barang antik yang dipamerkan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (24/8/2023). (Foto SK/SUARABANGSA.co.id)

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) setempat menggelar kontes dan pameran keris, batu akik dan barang antik lainnya.

Pameran tersebut digelar selama 4 hari, dari Kamis, 24 Agustus hingga Minggu, 27 Agustus 2023 yang berlangsung di area Pendopo Agung Keraton Sumenep Jl. Dr. Sutomo No.6, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep.

Puluhan paguyuban pecinta keris, batu akik, pirus, yaman, bonsai, museum dan ukir dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan kontes dan pameran bertajuk “Indonesia Pusaka dalam Menjaga Kemerdekaan” itu.

Kepala Disbudporapar Sumenep Mohammad Iksan mengatakan bahwa kegiatan pameran ini diikuti oleh beragam paguyuban dan komunitas.

Baca Juga:  Di Hari Pelantikan, Bupati Sumenep Ingatkan Kades Terpilih

“Termasuk pameran museum diikuti oleh Keraton Kabupaten Sumenep, Museum Mandilaras dari Pamekasan dan Museum Cakraningrat dari Kabupaten Bangkalan,” terangnya, Kamis (24/08/2023).

Sementara Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menjelaskan, Pemerintah Daerah mengadakan kontes dan pameran tersebut sebagai upaya nyata untuk memperkenalkan potensi kekayaan budaya, serta tradisi kepada masyarakat.

Tak kalah penting, pihaknya membidik generasi muda sebagai target kegiatan rangkaian HUT Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia itu supaya mereka bisa menjaga dan melestarikan warisan leluhur.

“Kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa benda-benda warisan masa lalu memiliki nilai sejarah luar biasa, karenanya harus tetap lestari sepanjang waktu, khususnya kepada generasi muda,” kata Bupati Fauzi Wongsojudo saat membuka pemeran dan kontes.

Baca Juga:  Beredar Video Camat Batang-batang Rekomendasi 'Curi Sapi' Warga yang Tidak Mau Divaksin

Sebagai langkah nyata agar generasi muda mengenal budaya dan tradisi leluhur, penyelanggara menghadirkan seluruh siswa mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Para pelajar bisa melihat langsung kegiatan kontes dan pameran keris, batu akik dan barang antik lainnya di Pendopo Agung Keraton Sumenep hingga hari Minggu.

“Kami melibatkan pelajar pada kegiatan ini guna memberi pemahaman tentang seni dan prosesnya, seperti pembuatan keris, batu akik, pirus, bonsai hingga seni ukir, supaya memahami dan mencintai yang pada akhirnya menjaga dan melestarikannya,” terang Bupati Fauzi Wongsojudo.

Baca Juga:  Wabup Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Sumber Produktivitas Peningkatan Ekonomi

Ia pun menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Sumenep kepada semua paguyuban dan komunitas yang terlibat dalam kontes dan pameran tersebut.

Sebab, kegiatan itu bukan sekadar kontes dan pameran saja, melainkan sebagai media edukasi bagi generasi muda.

“Melalui acara ini bisa mempererat hubungan di antara para pecinta keris, akik, pirus, yaman, bonsai, dan ukir, sekaligus menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda untuk aktif melestarikan budaya dan seni di daerah,” pungkas Bupati Fauzi Wongsojudo. (SK).

Penulis : Hairul

Editor : Putri

Berita Terkait

Arak-arakan Api Abadi HJB ke-349 Singgah di Trucuk Sebelum Puncak Acara di Kota
Beda dari Tahun Sebelumnya, Prosesi Pengambilan Api Abadi HJB ke-349 Lewati Rute Baru dan Libatkan Banyak Kecamatan
Peringati Hari Jadi Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong
Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisatawan, Pemkab Sumenep Dukung Penyelenggaraan Kharisma Event Nusantara
Pemkab Sumenep Dorong Festival Tani Ganding 2026 Jadi Percontohan Ivent Kecamatan
Bupati Sumenep Apreasiasi Tatorbangan Ritual Culture, Wujud Pelestarian Tradisi dan Kearifan Lokal
Rangkaian Hari Jadi Sumenep Ke-756, Pemkab Sumenep Gelad Haul Raja-Raja Se-Madura
Berhasil Rawat Budaya, PSHT Mendapat Penghargaan ‘Special Recognition Awards’ 

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB