Berhasil Rawat Budaya, PSHT Mendapat Penghargaan ‘Special Recognition Awards’ 

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) mendapat penghargaan
“Special Recognition Awards” dari CNN.

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Ketua Umumnya, Drs. HR. Moerdjako Hadi Wijoyo.

‎Penyerahan penganugerahan prestisius itu digelar di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (31/10/2025) sore.

Penghargaan ini diberikan oleh CNN atas peran PSHT dalam melestarikan budaya bangsa dan pemberdayaan masyarakat.Hari Sabtu 1/11/2025. Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas peran PSHT dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa. PSHT memiliki lebih dari 10 juta anggota yang tersebar di dalam dan luar negeri.

Dalam sambutan ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Ketua Umumnya, Drs. HR. Moerdjako Hadi Wijoyo Mengatakan,Penghargaan ini merupakan wujud pengakuan atas peran besar Persaudaraan Setia Hati Terate dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa serta pemberdayaan masyarakat melalui ajaran persaudaraan sejati.

Baca Juga:  Di Sumenep ada Festival Tanam Tete Masa Nabur Belta Loh, Dimerihkan Pameran Budaya

Lanjutnya, Jerih Payah SH Terate Pusat Madiun yang anggotanya lebih dari 10 jt orang tersebar di Dalam dan Luar Negeri, mendapatkan atensi dari CNN dengan penghargaan AWARDS.
Tentunya penghargaan itu tidak didapat tiba-tiba,

“Namun CNN telah melakukan Sourvey dan penelitian yang mendalam. Untuk itu kita berharap tetap pada Guyub Rukun dan Jalinan Persaudaraan. Karena ajaran dan didikan yang baik dan bisa secara Universal dapat diterima dimanapun juga.”

“Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh warga PSHT di seluruh dunia untuk terus berkarya, menjaga persaudaraan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.”Harap Kang mas Murjoko.

Baca Juga:  Pengurus PBVSI Jawa Timur Dilantik, Ini Posisi Irjen Pol Luki Hermawan

Secara terpisah Ketua PSHT Cabang Bojonegoro, Kang mas Wahyu Subakdiono, mengaku bangga atas pencapaian tersebut.

Tambah Kang Mas Wahyu, menyatakan bahwa, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi luar biasa yang telah dilakukan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate – Pusat Madiun selama ini.

‎”Alhamdulillah, semoga menambah keberkahan bagi keluarga besar SH Terate,” ujarnya.

Imbuhnya, setidaknya ada dua pengakuan yang diberikan yaitu, pertama, peran dan kontribusi yang luar biasa di bidang kepemimpinan budaya dan pemberdayaan masyarakat.

Dan yang kedua, penghargaan award adalah pengakuan formal untuk prestasi atau pencapaian yang luar biasa. Penghargaan ini bertujuan untuk menghormati seluruh warga SH Terate atas kerja keras dan kesuksesannya di berbagai bidang.

‎”Dengan penghargaan ini diharapkan warga SH TERATE tidak ada yang nakal lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  Sujiwo Tejo di Jagong Budaya Bojonegoro: Bupati Anna Muawanah Masih Kuat Pulungnya

Kang Mas Wahyu menambahkan, PSHT tidak hanya mengajarkan bela diri, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian luhur generasi muda agar cinta Tanah Air dan berjiwa sosial.

‎Saat ini, PSHT tercatat memiliki lebih dari 10 juta anggota yang tersebar di 368 kabupaten/kota, 20 komisariat perguruan tinggi, serta 33 cabang luar negeri.

Lanjutnya, Penghargaan ‎Special Recognition Awards ini menjadi penegasan bahwa PSHT berperan besar dalam menjaga identitas budaya Indonesia sekaligus memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.

“Budaya dan karakter bangsa adalah kekuatan utama yang selama ini dijaga oleh SH Terate. Dengan akar budaya yang kuat, Indonesia akan tetap kokoh menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Rangkaian Hari Jadi Sumenep Ke-756, Pemkab Sumenep Gelad Haul Raja-Raja Se-Madura
PLN Gaspol Terangi Madura, Infrastruktur Listrik Diperkuat Hingga Pulau Terluar
Di Sumenep ada Festival Tanam Tete Masa Nabur Belta Loh, Dimerihkan Pameran Budaya
Jamasan Pusaka, Bupati Sumenep Upayakan Jadi Agenda Budaya Internasional
Kelurahan Kepatihan Bojonegoro Gelar Sedekah Bumi, Bagikan Seribu Kue Serabi
Sekitar 270 Orang Diruwat di Kayangan Api, Begini Harapan Pemkab Bojonegoro
Pelantikan Pengurus SMSI Madura Raya Dimeriahkan Musik Tongtong dan Kesenian
Besok, Lakpesdam bersama LTN NU Sampang Gelar Pelatihan Riset Sejarah ke NU-an
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:56 WIB

Pimpin Upacara Hari Otoda dan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bojonegoro Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:29 WIB

Babak Baru Sengketa TKD Belun: Kades Jono Sebut Status Tanah ‘Celengan’ kegunaan Tergantung Kebijakan Desa

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:57 WIB

Aset Desa Terancam, Badan Aset Bojonegoro Ikut Bungkam: Bola Panas Sengketa Tanah Belun Temayang Kini Mengarah ke Jalur Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:23 WIB

Komitmen Dukung Ekosistem Halal, Bupati Setyo Wahono Terima Penghargaan dari Halal Metric UB

Berita Terbaru